Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | 15 Cara Sukses untuk Menjadi Ahli dalam Setiap Niche Aplikasi
Kesuksesan aplikasi Anda dalam niche sesungguhnya terletak pada pemahaman terkait padang kompetisi dan strategi terbaik untuk bertahan pada perkembangan terbaru. Simak informasi selengkapnya, berikut ini.
21124
post-template-default,single,single-post,postid-21124,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge-child,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.1,vc_responsive
thumbnail-niche-aplikasi

15 Cara Sukses untuk Menjadi Ahli dalam Setiap Niche Aplikasi

Memahami dengan baik niche dari aplikasi Anda menjadi langkah pertama yang baik untuk menjadi yang paling ahli dalam niche tersebut. Hanya saja, cara tersebut juga dinilai cukup sulit oleh sebagian orang.

Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan jika ingin aplikasi ciptaan Anda menjadi yang terunggul. Lantas, darimana Anda sebaiknya memulai?

Dalam artikel kali ini, Anda akan memahami tata cara terlengkap untuk menganalisis niche aplikasi Anda. Beberapa perusahaan aplikasi memilih berhenti setelah menganalisis kategori aplikasi mereka; namun untuk menuju kesuksesan yang lebih, Anda harus melangkah lebih jauh dengan memahami niche aplikasi Anda juga.

Terlepas dari persoalan Anda sedang meluncurkan aplikasi baru atau mengoptimalisasi aplikasi yang telah ada, pedoman berikut ini tetap akan membantu Anda memahami langkah-langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan selama 3 bulan ke depan alias meng-upgrade aplikasi Anda ke level selanjutnya.

Artikel Terkait  Penggunaan Aplikasi AR dalam Pengembangan Aplikasi Game

15. Langkah Sukses Upgrade Aplikasi Anda ke Level Unggulan

 

upgrade aplikasi

1. Menemukan “Top Aplikasi” Berdasarkan Unduhan

 
Berikut ini dua peringkat teratas pengunduhan yang harus Anda ketahui:

Tingkatan 1: Top 1% pengunduhan di niche Anda.

Tingkatan 2: Top 10% pengunduhan di niche Anda.

Pahami peringkat-peringkat tersebut kemudian cari tahu jumlah pengunduhan untuk setiap tingkatan dari niche aplikasi Anda. Sebab pada umumnya, orang-orang di situs Quora menanyakan, “Berapa banyak pengunduhan yang aplikasi kita perlukan agar aplikasi bisa muncul di Peringkat Teratas dalam Play Store untuk kategori tertentu?”. Oleh sebab itu, memerhatikan jumlah pengunduhan aplikasi Anda menjadi hal yang penting dan tak boleh diabaikan.

Anda pun dapat melihat beberapa jawaban perkiraan untuk pertanyaan di atas. Namun hati-hati saat melihat angka yang di sodorkan begitu saja. Biasanya setelah melihat beberapa perkiraan, orang-orang langsung dengan mudah berpikir angka-angka ini berlaku untuk semua grafik. Nyatanya, setiap kategori aplikasi memiliki rentang variasi target pengunduhan idealnya masing-masing. Jadi, jangan gunakan tolak ukur dari kategori lain yang tidak sesuai dengan kategori aplikasi Anda.

Sebagai tambahan, pahami juga bahwa jumlah pengunduhan aplikasi di Play Store atau App Store bukanlah penentu satu-satunya untuk mendapatkan posisi Aplikasi Peringkat Teratas (Top Charts). Terdapat banyak faktor penentu lainnya, dan terlebih lagi, toko-toko aplikasi senantiasa memperbaiki kualitasnya dalam menyortir aplikasi berkualitas baik dan buruk. Oleh karenanya, faktor seperti jumlah pengunduhan menjadi salah satu cara terbaik untuk meningkatkan peringkat aplikasi. Kalau semakin banyak masyarakat yang mengunduh aplikasi, itu berarti aplikasi tersebut memiliki kualitas yang baik.

Dengan mengetahui jumlah angka yang tepat dibutuhkan oleh niche aplikasi Anda, maka kelak Anda dapat menetapkan target sekaligus langkah-langkah terbaik agar aplikasi Anda bisa menduduki Top Charts.

Kadangkala di banyak kategori niches, sayangnya terdapat aplikasi-aplikasi yang tidak sepatutnya menduduki peringkat 1. Hal ini dikarenakan aplikasi-aplikasi tersebut hanya unggul dari segi perusahaan yang besar dengan banyak staf serta modal untuk melakukan promosi. Namun bertarget pada peringkat 2 bisa menjadi hal yang mungkin untuk dilakukan. Di sinilah nantinya Anda harus berfokus pada waktu, tenaga dan usaha Anda.

Terakhir, Anda sebaiknya senantiasa mengecek angka-angka peringkat aplikasi di Top Charts sebab angka-angka tersebut selalu berubah.

2. Melacak Aplikasi Pesaing

 

aplikasi pesaing

Setiap aplikasi yang diluncurkan memiliki pesaing-pesaingnya sendiri. Jika Anda belum tahu aplikasi mana yang menjadi pesaing dalam kategori niche Anda, segera cari tahu sekarang juga! Cari tahu aplikasi mana yang menjadi pesaing terberat Anda, begitupun aplikasi pesaing yang lebih kecil.

Sangat penting bagi seorang pengembang aplikasi untuk terus melacak sebanyak mungkin aplikasi kompetitor. Proses analisis dan telaah ini nantinya akan memberikan Anda data-data mendasar untuk membuat sejumlah keputusan. Keputusan apa sajakah itu? Nanti akan dijelaskan lebih lanjut.

Jadi, carilah cara untuk melacak semua aplikasi pesaing dan teruslah meng-update data dari daftar tersebut. Poin-poin selanjutnya dari panduan ini (dan kesuksesan Anda) bergantung pada pemahaman terkait sejauh mana aplikasi Anda sesuai dengan competitive landscape (lanskap kompetitif).

Metode pelacakan kompetitor sederhana yang dapat Anda gunakan seperti spreadsheet atau menggunakan software pelacak yang bisa memperbaharui data secara otomatis.

3. Mengunduh dan Menggunakan Aplikasi Milik Kompetitor

 
Jika Anda benar-benar serius ingin menjadi yang paling unggul dalam niche, maka Anda harus mengeluarkan dana lebih untuk menggunakan aplikasi kompetitor dalam list yang telah Anda buat sebelumnya. Hal mendasar ini nyatanya memang sering diabaikan oleh banyak orang.

Anda bisa memperkirakan jumlah dana yang harus disiapkan untuk mengunduh dan membeli fitur-fitur premium yang disediakan oleh kompetitor pesaing. Selanjutnya, unduhlah aplikasi tersebut di toko aplikasi seperti Play Store. Jika kompetitor Anda memiliki aplikasi versi iOS dan Android, sebaiknya unduh kedua jenis tersebut.

Setelah proses pengunduhan selesai, lihat bagaimana cara setiap aplikasi beroperasi untuk hal-hal berikut:

  1. Push notification;
  2. Onboarding;
  3. Pembelian dalam aplikasi;
  4. Upselling;
  5. Kontak dengan konsumen dan pemberian kenyamanan terhadap pengguna;
  6. Membagikan hal secara sosial (fitur social sharing), dan;
  7. Pengalaman pengguna.

Gunakan aplikasi-aplikasi tersebut secara rutin untuk mempelajari cara mereka bekerja dan bagaimana mereka meningkatkan kualitas. Cara ini dapat memberikan Anda banyak petunjuk dan ide terkait cara kerja aplikasi lain. Bukan tak mungkin juga Anda nantinya akan menemukan cara untuk meningkatkan kualitas aplikasi Anda sendiri.

Artikel Terkait  Buat Aplikasi Online Dengan Mudah Secara Gratis

4. Menganalisa Ikon, Tangkapan Layar, dan Deskripsi Aplikasi

 

ikon-aplikasi-2

Banyak orang kebingungan mencari inspirasi saat membuat ikon aplikasi, model tangkapan layar, dan deskripsi. Jika Anda mengalami hal yang sama dan tidak ingin membuang-buang waktu, mengapa tidak melihat saja bagaimana cara kerja aplikasi lain untuk hal-hal ini?

Melihat cara kerja aplikasi lain bukan berarti Anda men-copy dan paste sistem tersebut ke aplikasi Anda. Melainkan, saat Anda mempelajari cara kerja dari aplikasi kompetitor, Anda akan dapat melihat bagaimana perusahaan mereka memperbaharui sistem kerja aplikasi serta mendapatkan informasi terkait hal-hal yang berhasil diterapkan dan tidak.

Mengikuti latihan atau praktek terbaik untuk membuat tangkapan layar, ikon, dan aset-aset lainnya bisa menjadi langkah awal yang baik. Namun selalu pastikan untuk menguji ide-ide yang berbeda atau tidak pernah dilakukan sebelumnya. Sebab, ide-ide yang “unik dan aneh” bisa menjadikan aplikasi Anda sukses besar.

5. Menemukan Top Keywords

 
Langkah selanjutnya adalah melakukan penelitian pada aplikasi-aplikasi peringkat teratas untuk mengetahui keyword (kata kunci) yang mereka gunakan. Sebab biasanya, sejumlah aplikasi unggul di keyword-keyword tertentu. Hasil dari penelitian adalah data dari beberapa keyword yang bisa dipakai untuk meningkatkan App Store Optimization (ASO) Anda.

Sebelum Anda mulai melakukan penelitian pada keyword, buatlah sebuah daftar terlebih dahulu sehingga Anda dapat melacak hasil penelitian tesebut nantinya. Anda bisa menggunakan spreadsheet atau alat untuk melacak keyword.

Selanjutnya, cari juga top keywords di niche Anda dan pelajari kata kunci mana yang dapat menaikkan peringkat pada aplikasi Anda. Jika menemukan kesulitan dalam menentukan keywords, Anda bisa mulai lagi dengan meneliti semua keywords yang digunakan oleh jajaran aplikasi kompetitor Anda. Keyword-keyword yang mereka gunakan dapat menjadi sumber informasi terbaik untuk menemukan keyword yang relevan dalam menaikkkan peringkat.

Setelah Anda memiliki daftar dari keywords yang berpotensi mendapatkan peringkat, lakukan uji coba untuk mengetahui keyword mana yang cocok di aplikasi Anda. Berikut ini sejumlah landasan yang harus Anda perhitungkan saat memilih keyword:

1) Maksud dari Pengunduhan (Download Intent)

Kriteria ini adalah yang terpenting. Sambil pikirkan, “Apakah konsumen bermaksud mencari aplikasi seperti yang Anda buat, jika mereka menggunakan keyword seperti ini?

2) Peringkat Kesulitan

Bisakah aplikasi Anda menduduki Top 10 dari keyword ini? Jika tidak, coba gunakan keyword yang lebih mudah atau tidak terlalu kompetitif.

3) Traffic

Apakah keyword yang Anda gunakan bisa muncul jika dicari di mesin pencari (seperti Google)? Keyword dengan traffic yang tinggi tergolong sangat kompetitif, tetapi tidak masuk akal Anda bisa mendapatkan peringkat #1 jika menggunakan keyword yang tak pernah dicari oleh masyarakat.

Ingat, proses menentukan keyword yang tepat bisa jadi tidak instan. Diperlukan proses uji coba serta trial and error sebelum Anda bisa mendapatkan keyword terbaik. Jadi, jangan putus asa jika keyword pertama yang Anda gunakan tidak bekerja maksimal. Teruslah mencoba!

6. Mengoptimalisasi Jadwal Perbaharuan Aplikasi

 
Hal berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah frekuensi pembaharuan aplikasi dari aplikasi peringkat teratas dalam niche Anda. Untuk beberapa kategori niches, frekuensi pembaharuan menjadi hal yang sangat penting.

Proses pembaharuan atau update aplikasi memungkinkan pengembang aplikasi memperbaiki bug dengan cepat dan membantu para pemasar untuk menguji ide-ide baru. Coba cari dan temukan titik tengah antara aktivitas dari aplikasi peringkat teratas dalam niche Anda dengan kemampuan kerja tim Anda sendiri untuk mengembangkan aplikasi.

7. Dimana Tempat Terbaik Melokalisasi App?

 
Poin selanjutnya yang harus Anda coba pahami adalah: dimana (atau, di negara mana) aplikasi pesaing tumbuh, berkembang dan diminati sehingga menjadi yang paling sukses? Sistem ini dikenal dengan “pelokalisasian”. Pelokalisasian ini bisa meningkatkan jumlah pengunduhan aplikasi Anda hingga berkali-kali lipat.

Hanya saja, proses pelokalisasian app secara sempurna bisa sangat memakan waktu dan biaya. Oleh sebab itu, Anda bisa memulai dengan membuat target pada negara tertentu.

Untuk bisa menetapkan target, Anda mungkin harus melakukan penyelidikan sendiri terlebih dahulu, terutama jika Anda tidak memiliki akses ke akun pengembang aplikasi kompetitor. Alhasil, cara terbaik untuk mengumpulkan informasi adalah dengan menggunakan platform yang bisa memperkirakan data pengguna.

Cara lainnya yakni dengan mencari tahu aplikasi dalam niche Anda yang berkembang baik di negara tertentu. Anda bisa mencoba mengembangkan aplikasi di negara yang sama dengan aplikasi kompetitor tersebut. Cara ini bisa membantu Anda langsung terfokus pada suatu negara untuk menghemat waktu, tenaga dan uang Anda.

8. Menambahkan Fitur-Fitur Baru yang Telah Dicintai Masyarakat

 
Menambahkan fitur baru ke dalam aplikasi bisa memakan waktu dan dana yang lumayan banyak. Untuk menyiasatinya, mengapa tidak mencoba untuk menambahkan fitur baru yang telah dicintai dan diminati masyarakat?

Untuk mengetahui fitur-fitur yang diinginkan masyarakat, idealnya, Anda bisa mengadakan survei. Namun pada kenyataannya di lapangan, kebanyakan pengguna aplikasi tidak ingin mengisi survey kecuali Anda memberikan mereka timbal balik berupa insentif.

…itulah mengapa Anda hanya mungkin mendapat hasil survei dari sebagian kecil pengguna.

Akan tetapi cara ini dapat menguntungkan Anda dengan menyediakan jawaban yang signifikan untuk sejumlah pertanyaan. Untuk memulai survei, Anda akan memerlukan pencarian keyword pada ulasan pengguna dari aplikasi pesaing dalam “daftar pemantauan” Anda. Semakin banyak ulasan yang dapat Anda temukan, maka akan semakin meyakinkan bahwa fitur yang diminta tersebut kelak akan mendulang kesuksesan.

Berikut ini adalah sejumlah kata kunci dari permintaan pengguna. Anda bisa mulai dengan mencari kata-kata ini dalam ulasan pengguna:

“Tolong tambahkan fitur…”

“Akan lebih baik jika ada…”

“Saya menyarankan…”

Jika Anda mencari kata-kata kunci tersebut, Anda akan menemukan dengan tepat saran dan permintaan orang-orang. Kemudian, Anda bisa menambahkan 1 atau 2 fitur yang paling diinginkan oleh masyarakat untuk menaikkan peringkat aplikasi Anda.

9. Memperbaiki Hal yang Tidak Disukai Pengguna

 
Ulasan pengguna juga bisa membantu Anda menemukan hal-hal yang tidak disukai oleh pengguna aplikasi Anda ataupun aplikasi pesaing. Berdasarkan data-data tersebut, Anda dapat menghilangkan hal-hal yang konsumen tidak suka dan menggantinya dengan fitur-fitur yang lebih baik.

Berikut ini adalah sejumlah kata kunci kritik dari ulasan pengguna:

“Saya tidak suka…”

“Bagian ini dirasa mengganggu…”

10. Memonitor Riwayat Kategori Peringkat

Setelah menelaah hal-hal yang kurang disukai pengguna, Anda bisa melanjutkan dengan riwayat kategori peringkat aplikasi dalam niche Anda.

Pada mulanya, peringkat yang telah lewat ini tampak tidak berguna. Akan tetapi saat melihat jauh lebih dalam lagi, Anda bisa mulai memahami alasan setiap aplikasi berubah peringkatnya; menaik atau menurun.

Pandangan mendalam dan wawasan baru seperti ini dapat memberikan Anda informasi berupa langkah-langkah yang dilakukan kompetitor pesaing untuk menduduki peringkat teratas dan memertahankannya.

11. Memerhatikan Pergerakan Pesar Aplikasi dalam Grafik

 
Anda bisa memerhatikan “pemain baru” alias kompetitor aplikasi lain sedari awal mereka dirintis hingga mendominasi pasar dalam Biggest Movers Chart (Grafik Pegerakan Pesat). Untuk bisa menggunakannya, Anda harus menyalakan notifikasi e-mail. Jika nantinya ada aplikasi yang “bergerak” dalam grafik, Anda akan mendapatkan notifikasi dan tidak melewatkan perkembangan dari para aplikasi pesaing.

12. Memonitor Channel Media Sosial

 
Berikutnya, mari bahas perihal media sosial. Media sosial memiliki peranan penting yang tak dapat Anda abaikan. Sebab, Anda bisa melacak tata cara promosi, strategi marketing dan branding dari perusahaan aplikasi pesaing di media sosial mereka. Hal ini sangat penting karena masyarakat umumnya setia dan loyal kepada suatu aplikasi disebabkan perusahaan aplikasi memiliki cara terbaik untuk berkomunikasi dengan target konsumen.

Ada banyak cara untuk memonitor channel media sosial ini, seperti membuat daftar dalam Twitter yang dinamakan “Kompetitor”. Selain itu, Anda bisa mengikuti dan membuat daftar halaman-halaman Facebook milik aplikasi kompetitor. Dan jangan lupa untuk mengecek daftar-daftar tersebut secara berkala!

13. Ukuran Perusahaan

 
Apakah aplikasi dengan peringkat teratas dalam niche memiliki perusahaan besar di baliknya? Kadangkala, jawabannya belum tentu.

Cara pertama untuk  menjawab pertanyaan ini adalah dengan melakukan riset terhadap setiap perusahaan aplikasi. Anda bisa menggunakan LinkedIn untuk menggali informasi. Terlepas dari bagaimanapun hasil yang didapat, kenyataannya, Anda telah memiliki sebuah informasi penting terkait kompetitor Anda.

Jika ukuran perusahaan Anda ternyata sama besarnya atau malah lebih besar dari perusahaan kompetitor, Anda kini seharusnya merasa  yakin bisa menyaingi perusahaan aplikasi tersebut. Namun jika situasinya adalah kebalikannya, Anda harus mengerahkan lebih banyak usaha dan berfokus pada strategi-strategi terbaik untuk meningkatkan hasil.

Artikel Terkait  Enkripsi Adalah : Apa itu Enkripsi End to End dan Bagaimana Fungsinya dalam Aplikasi Chatting?

14. Mengawasi Kehadiran Aplikasi Baru

 
Meskipun Anda telah memiliki daftar aplikasi kompetitor, nyatanya ada banyak aplikasi baru yang dipublikasikan setiap harinya. Oleh karena itu, Anda harus senantiasa waspada demi menaikkan ataupun mempertahankan kedudukan aplikasi Anda dalam niche.

15.  Mempelajari Aplikasi di Luar Niche Anda

 
Poin terakhir adalah jangan lupa luangkan waktu untuk memelajari aplikasi di luar niche aplikasi Anda. Mengapa? Dengan memelajari aplikasi yang berbeda sama sekali dengan aplikasi Anda, Anda bisa mendapatkan inspirasi baru untuk berpikir kreatif. Sebab bukan tak mungkin bagi perusahaan aplikasi melewatkan ide-ide brilian hanya karena merea selalu berfokus pada hal-hal di sekitaran mereka. Bisa jadi dengan memelajari hal baru, Anda akan mendapatkan ide yang fresh dan terbaik untuk dicoba dalam strategi marketing perusahaan.

 Kesimpulan

 
Kesuksesan aplikasi Anda dalam niche sesungguhnya terletak pada pemahaman terkait padang kompetisi dan strategi terbaik untuk bertahan pada perkembangan terbaru. Memang selalu lebih mudah untuk menjalankan apa yang Anda inginkan.

Namun sebenarnya, mendengarkan keinginan masyarakat dan belajar dari cara kerja kompetitor lah yang Akan mengantarkan Anda pada kesuksesan. Tentunya, hal tersebut harus dibarengi dengan usaha yang keras. Tapi setidaknya, sekarang Anda telah mengetahui cara terbaik untuk mengukur proses kerja Anda.

Tunggu apa lagi? Segera analisa niche Anda dan jadilah yang terbaik!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami