Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Apa itu Dukungan Pembaruan OS dalam Proses Pengelolaan Aplikasi?
Pembaruan OS dalam smartphone biasanya dilakukan secara oleh provider OS seperti Google dan Apple dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pengguna. Begitu juga dengan aplikasi, developer harus senantiasa memperbarui dukungan OS aplikasinya agar tetap dapat digunakan dengan performa yang baik juga.
20644
post-template-default,single,single-post,postid-20644,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive

Apa itu Dukungan Pembaruan OS dalam Proses Pengelolaan Aplikasi?

OS di dalam smartphone terus berkembang sejak awal kemunculannya. Seperti halnya untuk Android yang saat ini sudah pada versi ke 10 atau yang lebih dikenal dengan Android Q. Keberadaan dukungan pembaruan OS untuk performa aplikasi sangat penting. Bagi seorang app developer, tentu perubahan atau peningkatan OS sangat berpengaruh terhadap performa app-nya.

Oleh karena itu, penting bagi seorang developer untuk memonitor kapan OS akan diperbarui. Ini penting karena jika seorang developer membuat app dengan waktu yang berdekatan dengan perbaruan OS, maka akan berpotensi menimbulkan pengerjaan ulang daripada app-nya.

Tidak semua orang mengetahui apa itu dukungan pembaruan OS. Pada dasarnya, OS adalah sebuah sistem operasi pada ponsel. Pada ponsel berbasis Linux sistem operasinya disebut Android. Sedangkan pada ponsel Apple, sistem operasinya disebut iOS. Android paling banyak diadopsi oleh ponsel pintar karena sifatnya yang open source. Jadi, sebuah ponsel tidak bisa beroperasi tanpa adanya OS ini.

Apa sih, Sebenarnya OS Itu?

 

Artikel Terkait  Cara Membuat Aplikasi Android Sederhana Dengan Mudah

Jadi apa itu dukungan pembaruan OS? Sebuah OS memiliki fitur dan tampilan yang terus menerus ditingkatkan sejak awal kemunculannya. Sebagai contoh, awal mula kemunculan Android adalah untuk mengimbangi atau bahkan menyaingi Windows Mobile dan Symbian. Jauh sebelum itu, ada Palm OS yang dulu digunakan pada PDA. Jadi, sebuah Operating System memungkinkan ponsel bekerja seperti komputer.

Ketika sebuah OS diterapkan pada ponsel, maka ponsel akan memiliki kemampuan seperti komputer. Dulu, ponsel hanya bisa menerima panggilan dan menelepon saja. Namun dengan adanya sebuah operating system, ponsel bisa terkoneksi dengan internet dan beroperasi sama dengan komputer. Seiring dengan perkembangannya, OS semakin memudahkan pengguna ponsel.

Sebagai contoh, pada Android terbaru atau Android 10.0 Q, pengguna akan mencicip pengalaman baru yaitu ponsel berteknologi AI (Artificial Inteligence). Pada ponsel-ponsel Android versi terbaru ini, ponsel jadi semakin smart karena bisa secara otomatis mengenali pola penggunaan si pengguna. Ditambah lagi, ada fitur-fitur baru seperti optimasi penggunaan baterai. Pada versi ini, penggunaan baterai akan disesuaikan dengan rutinitas pengguna.

OS lain yaitu iOS yang hanya ada pada ponsel keluaran Apple. Versi terbaru mereka yaitu iOS 13 diklaim sangat memuaskan penggunanya. Dengan penambahan fitur monokromatik pada kamera membuat pengalaman berfoto jadi lebih berkesan. Selain itu, ada fitur 3D pada peta. Jelas ini peningkatan yang sangat memukau. Belum lagi mode gelapnya yang dijamin tidak membuat mata lelah.

Penjelasan-penjelasan di atas diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat awam mengenai apa itu OS. Pengguna akan lebih memahami bagaimana sebuah OS mempengaruhi performa perangkat dan aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya. Pengguna juga menjadi paham mengapa ada pembaruan OS dan mengapa mereka harus memperbaruinya.

Kenapa sih, OS Aplikasi Harus Diperbarui?

 
OS harus diperbarui demi kenyamanan dan keamanan pengguna. Pembaruan OS bertujuan memperbarui sistem dan aplikasi bawaannya. Aplikasi bawaan adalah aplikasi yang otomatis terinstal ketika OS dipasang, contohnya saat ini adalah WA, YouTube, FB, dan beberapa aplikasi lainnya. Selain itu, tujuan lainnya adalah memperbaiki kesalahan yang ada di versi sebelumnya.

OS harus diperbarui untuk menghadirkan fitur-fitur baru yang tujuan akhirnya adalah kepuasan pengguna. Bagi pengguna, pembaruan OS ini tentu sangat menguntungkan karena bisa meningkatkan performa smartphone. Namun bagi para app developer, terkadang pembaruan OS ini menimbulkan beberapa masalah terhadap aplikasi yang sudah dibuatnya. Oleh karena itu, mereka perlu mengetahui kapan kira-kira OS akan diperbarui.

Pengembangan aplikasi sangat bergantung pada sebuah OS. Hal ini karena aplikasi juga harus mengalami perubahan versi jika OS nya berubah. Artinya, ada hal-hal yang harus dikerjakan ulang atau di-review. Misalnya apakah aplikasi masih bisa berfungsi dengan baik pada OS yang baru. Jika tidak, maka aplikasi itu perlu pengembangan atau paling tidak perbaikan agar aplikasi masih dapat digunakan oleh pengguna dengan performa yang tetap baik. Apliksi yang tidak diperbarui berpotensi mengalami penurunan performa.

Namun, tidak selamanya pembaruan OS ini berfungsi dengan maksimal pada perangkat pengguna. Beberapa ponsel tidak bisa terus-menerus diperbarui ke OS terbaru karena hardware-nya yang tidak mendukung. Oleh karena itu, sering terjadi yang namanya “lemot” setelah upgrade ke OS terbaru. Hal ini karena kerja ponsel harus lebih keras guna mendukung OS yang baru.

Tetapi pengguna sebenarnya tidak perlu lagi khawatir karena munculnya OS terbaru selalu diimbangi dengan kualitas hardware yang baik. Alasannya adalah OS terbaru membutuhkan sumber daya yang lebih tinggi dan juga spesifikasi yang tinggi pula. Pada ponsel-ponsel Android biasanya sudah ditunjang dengan hardware yang siap untuk di upgrade ke OS yang lebih tinggi nantinya.

Menanggapi Pembaruan OS Aplikasi

 

Bagi para app developer, pembaruan OS perlu ditanggapi dengan sejumlah tindakan. Misalnya, dengan mengecek dan memverifikasi ulang seberapa banyak pengaruh dari pembaruan OS terhadap aplikasi. Biasanya, ketika pembaruan OS terjadi, versi beta akan dikirim kepada para developer terlebih dahulu. Tujuannya agar developer bisa mengecek hal-hal terkait operasi app dan hal-hal umum lainnya.

Developer yang sedang membuat aplikasi baru atau sedang merenovasi aplikasinya perlu mempertimbangkan masalah waktu pengembangan dan perilisan. Yang dimaksud di sini adalah kesesuaian antara aplikasi dengan pembaruan OS. Jika developer meluncurkan aplikasi sesaat sebelum pembaruan besar terjadi pada OS, hal ini bisa beresiko tinggi. Sebaiknya hal seperti ini dihindari karena bisa menyebabkan pengerjaan ulang pada keseluruhan aplikasi.

Artikel Terkait  Jasa Pembuatan Aplikasi Mobile Berkualitas

Ketika pembaruan OS sudah dirilis ke public, maka developer perlu segera mengecek apakah aplikasinya berjalan lancar. Jika ditemukan kecacatan maka hal ini harus segera ditangani dengan cara renewal aplikasi. Selain itu, sebelum membangun sebuah aplikasi, developer juga perlu mengecek apakah antara perangkat dan OS-nya sesuai.

Bagi user, pembaruan OS sudah selayaknya ditanggapi dengan melakukan pembaruan atau update software. Masalahnya, beberapa tipe ponsel apalagi keluaran lama tidak mampu mengimbangi pembaruan OS ini. Jika dipaksakan untuk update, maka performa justru akan melambat dan konsumsi baterai pun membesar. Ini dikarenakan tenaga yang diperlukan menjadi lebih besar.

Namun, jika pembaruan tidak dilakukan, beberapa aplikasi yang ada pada ponsel juga tidak dapat berfungsi secara baik. Lama-kelamaan, aplikasi tadi akan menarik dukungannya pada OS-OS yang sudah tidak lagi sesuai. Alasannya adalah karena masalah maintenance, SDM, serta biaya operasional. Satu-satunya solusi adalah pembaruan perangkat yang mendukung OS baru.

Untuk tindakan pencegahan, produsen ponsel biasanya merilis kapan OS baru akan diluncurkan. Sekaligus menginformasikan apa saja yang akan didapat oleh pelanggan dari OS baru tadi. Tidak hanya itu, cara untuk melakukan pembaruan tadi juga dipublish agar public tahu. Namun, ada baiknya juga user melakukan pengecekan berkala terkait pembaruan OS ini pada perangkat masing-masing.

Bagaimana Jika OS Aplikasi Tidak Diperbarui?

 

Bagi pengguna, tidak memperbarui OS pada smartphone bisa berakibat pada lambatnya akses. Ini jelas sebuah tantangan tersendiri. Lambatnya akses ini karena OS yang tidak diperbarui tidak akan mampu mengimbangi teknologi baru. Sehingga kekuatan pemrosesan yang terbatas membuat smartphone terasa lambat.

Selain pada masalah lambatnya akses, masalah keamanan juga akan jadi issue tersendiri. Google mengakui bahwa pihaknya kesulitan dalam hal mengatasi dan memperbaiki keamanan karena banyaknya jenis OS yang beredar. Pengguna bisa mengalami resiko keamanan terburuk seperti misalnya serangan malware. Hal yang sama juga dialami oleh Apple, oleh karena alasan keamanan inilah mereka juga memperbarui OS nya.

Bagi developer aplikasi, pembaruan OS bisa diibaratkan sebagai syarat kelayakan agar aplikasi mereka bisa diunduh. Jika aplikasi tidak sejalan dengan pembaruan OS, maka jelas ia tidak dapat berfungsi dengan baik. Misalnya, beberapa waktu ini WhatsApp menghentikan dukungannya untuk OS dan iOS lama. Biasanya, developer memang akan meninggalkan OS yang lama karena pengguna OS lama itu juga semakin sedikit.

Bagi Google atau Apple, pembaruan OS adalah sebuah keniscayaan. Hal ini karena teknologi yang terus berkembang. Juga karena tuntutan pengguna yang terus meminta kemudahan pada perangkatnya. Pengguna selalu ingin dipahami keinginan dan kebutuhannya. Oleh karena itulah maka OS akan terus diperbarui. Walaupun kadang perubahannya tidak terlalu signifikan, pembaruan ini akan selalu ada.

Jika perusahaan macam Google atau Apple tidak memperbarui OS, maka bukan tidak mungkin ada pemain baru yang menggantikan mereka. Alasannya adalah bisa karena banyaknya bug atau performa aplikasi-aplikasi mereka yang menurun. Belum lagi masalah keamanan seperti pencurian dan hilangnya data pengguna. Sudah selayaknya jika para developer menanggapi perubahan OS ini dengan melakukan penyesuaian pada aplikasinya.

Android 10.0 / Android Q

 

Pada pertengahan 2019, Android meluncurkan OS terbarunya yaitu versi ke 10. Merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu Android 9.0 atau Android Pie, versi terbaru ini menyempurnakan dark theme-nya. Pada versi sebelumnya, sebagian aplikasi masih menggunakan kontras. Namun tidak pada versi Q ini. Dark theme diaplikasikan ke semua aplikasi yang terpasang pada smartphone.

Pembaruan versi ini juga berfungsi meningkatkan keamanan pengguna. Sebenarnya fungsi ini selalu ada pada setiap pembaruan OS. Namun, seiring meningkatnya versi, maka meningkat pula kemampuan OS ini untuk memproteksi user dari pencurian data. Setiap kali user menginstal aplikasi baru, maka akan ada permintaan “izin aplikasi untuk…” yang muncul dan harus disetujui untuk bisa menggunakan aplikasi itu.

Uniknya, pada versi terbaru ini Android tidak lagi menggunakan nama makanan seperti yang selalu mereka lakukan. Tampaknya mereka ingin tampil lebih praktis dengan hanya menggunakan angka. Jika sebelumnya user tampak familiar dengan sejumlah nama seperti oreo, kitkat, nougat, jelly bean, dan lain sebagainya, kedepannya hal itu tidak akan ada lagi. Alasannya adalah agar nama versi lebih mudah dipahami.

Artikel Terkait  Jasa Pembuatan Aplikasi Android Online Shop Terpercaya

Kesimpulan

 
Kesimpulannya adalah dukungan pembaruan OS dalam pengelolaan aplikasi adalah selalu terkait dengan masalah pemeliharaan aplikasi itu sendiri. Aplikasi yang dibuat oleh developer tidak didesain untuk selalu bisa diunduh di semua versi OS. Hal ini karena rumitnya pemeliharaan aplikasi pada setiap OS. Fitur-fitur sebuah aplikasi bisa saja tidak bisa berjalan dengan baik pada OS yang sudah lawas.

Beruntung bagi pengguna smarthphone yang telah didukung dengan OS terbaru karena semua aplikasi bisa berfungsi dengan baik. Fitur-fitur yang ada juga bisa dinikmati oleh pengguna dan tentunya memberikan kenyamanan. Selain itu, performa baterai juga lebih maksimal pada OS yang telah diperbarui. Hal ini karena kerja perangkat tidak berlebihan.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: