Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Apa yang Dibutuhkan Pemasaran Seluler untuk Smartphone Era Pertama?
Beberapa tahun belakangan ini perilaku pengguna internet telah mengalami pergeseran dari menggunakan PC menuju penggunaan perangkat seluler. Oleh karena itu pemasaran seluler untuk smartphone era pertama juga sangat diperlukan.
20607
post-template-default,single,single-post,postid-20607,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.3.0,vc_responsive

Apa yang Dibutuhkan Pemasaran Seluler untuk Smartphone Era Pertama?

Aktivitas pemasaran kini kian bergeser ke arah digital. Tak peduli apakah produk atau jasa tersebut hadir dari perusahaan besar hingga skala kecil menengah. Maka jangan heran jika iklan baris serta artikel-artikel di internet semakin beragam. Mungkin dulu channel digital hanya dimanfaatkan oleh perusahaan besar atau bisnis dengan budget marketing yang tinggi. Sekarang hal itu sudah tidak berlaku, karena siapa saja bisa memasarkan produk atau jasanya sekaligus beriklan, bahkan dengan cara yang gratis sekali pun.

Iklan banner, iklan baris, dan berbagai display ad lainnya, serta strategi SEO hanya lah segelintir dari kegiatan pemasaran online. Itu semua tidak akan tumbuh dan berkembang tanpa adanya perubahan gaya hidup serta pemanfaatan smartphone di masyarakat. Dengan demikian, kini hadir aktivitas baru yang dikenal dengan sebutan “mobile marketing”. Ini tak kalah penting untuk dilakukan guna mencapai kesuksesan target sebuah brand, baik dari sisi awareness masyarakat maupun sales performance-nya.

Apa Itu Mobile Marketing?

  

digital-marketing

Artikel Terkait  Ingin Meningkatkan Persentase Aplikasi Anda? Cobalah Perbanyak Konten dan Tingkatkan Usability

Mobile marketing (pemasar seluler) merupakan salah satu teknik pemasaran di era digital yang memanfaatkan multi-channel melalui smartphone, tablet, atau perangkat seluler lainnya. Melihat masyarakat kini semakin dekat dengan perangkat seluler, maka mobile marketing dianggap efektif sebagai strategi marketing. Apalagi kini kecenderungan seseorang untuk browsing internet menggunakan ponsel dibandingkan dengan PC atau laptop.

Konsep di atas sesuai dengan definisi yang tertuang dalam buku berjudul “Basic Practice of Internet Advertising” (edisi 2016). Di sana disebutkan bahwa mobile marketing merupakan aktivitas promosi untuk menciptakan kesadaran masyarakat terhadap sebuah produk lewat perangkat seluler. Perangkat seluler di sini dipahami sebagai tablet, smartphone, dan telepon genggam lainnya untuk berkomunikasi. Oleh sebab itu, bentuk interaksi ke audience-nya berwujud dalam bentuk SMS, e-mail, situs website, media sosial, dan aplikasi.

Saat membicarakan mobile marketing, seringnya akan bersinggungan dengan website marketing. Sebenarnya, antara mobile marketing dan website marketing itu serupa, namun tidak sama. Pada website marketing banyak menggunakan jenis konten, seperti teks, gambar, video, dan audio. Di samping itu, jika aktivitas audiens diarahkan kepada kegiatan membeli maka muara akhirnya adalah cart di website atau toko online. Tujuan beriklan tak lain untuk menggiring orang-orang mengunjungi website.

Sedangkan pada mobile marketing pun sama, kontennya menggunakan teks, gambar, video, dan terkadang dimasukkan audio. Hanya saja itu semua disampaikan melalui perangkat seluler. Meskipun ditayangkan pada website, maka formatnya sudah disesuaikan untuk web mobile. Pengkombinasian ini tak lain untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat. Beberapa bentuk lainnya yang sudah disinggung sekilas di atas akan didiskusikan lebih dalam pada artikel ini.

Pergeseran Pengguna Smartphone

  

pengguna smartphone

Sebelum lebih jauh membahas bentk mobile marketing, perbedaan, serta tujuan penggunaannya, akan lebih baik mengetahui penyebab mobile marketing itu penting. Sejak awal disebutkan bahwa mobile marketing lahir karena adanya perubahan pola konsumsi gadget di masyarakat. Jangan kaget kalau hasil riset sebuah negara menunjukkan bahwa penetrasi internet di tahun 2018 lebih besar melalui smartphone dibandingkan PC. Hampir 80% penduduknya mengakses internet melalui smartphone mereka.

Data tersebut semakin menarik ketika dilihat lebih detail. Hasilnya menunjukkan kalau pengguna wanita dan anak remaja meningkat. Ini sebuah keterbalikan dari jaman dulu saat PC atau laptop masih baru di pasaran. Sebagian besar pria dewasa menghabiskan waktunya untuk internetan di depan PC atau laptop. Sedangkan saat itu wanita dan remaja hanya meminjam dari pria dewasa di sekitarnya, seperti suami, kakak laki-laki, ayah, dan lainnya.

Peningkatan pengguna smartphone bukan hanya terjadi pada wanita dan remaja saja. Tetapi juga pengguna dari kalangan tua sekitar usia 70-an pun meningkat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 27,2% dari mereka kini menjadi pengguna smartphone. Angka tersebut akan semakin meningkat seiring dengan berjalannya waktu, sekaligus akan semakin beragam karena ada banyak karakteristik pengguna smartphone saat ini.

Perilaku Online 24 Jam

  

online-24-jam

Baik smartphone atau pun tablet bisa digunakan kapan pun dan di mana pun. Meski Anda sedang bepergian, di kasur, atau sedang berbelanja. Bahkan saat sedang berbelanja Anda bisa membuka website supermarket tersebut meskipun Anda sedang ada didalamnya. Intinya, orang-orang kini sangat suka untuk online, meskipun pada statusnya tertulis “offline”. Akhir-akhir ini istilah OMO (Online Merges with Offline) menjadi populer di kalangan industri retail.

Berdasarkan hasil penelitian Nielsen Digital, 84% waktu dari pengguna perangkat seluler mengakses aplikasi yang ada didalamnya. Ini adalah poin penting yang perlu diperhatikan bahwa melalui smartphone seseorang dapat terkoneksi dengan website perusahaan melalui wujud sebuah aplikasi. Di Indonesia sendiri, menurut App Annie, lebih dari 250 menit pengguna smartphone menghabiskan waktunya untuk mengakses aplikasi. Adapun tiga aplikasi yang paling banyak digunakan sepanjang tahun 2017 adalah Gojek, Tokopedia, dan Bukalapak.

Masih dari sumber yang sama, pada tahun 2017 penduduk Indonesia rata-rata menggunakan 40 aplikasi per bulan, sedangkan hampir 78 aplikasi diunduh ke dalam ponsel. Dari seluruh aplikasi tersebut, rata-rata 11 aplikasi yang digunakan secara rutin setiap harinya. Sedangkan, dari tahun ke tahun, jumlah waktu yang dihabiskan per hari meningkat 10% dari setiap pengguna. Artinya, semakin hari orang-orang Indonesia semakin banyak menghabiskan waktunya di depan smartphone dan aplikasi.

Artikel Terkait  Pentingnya Tindakan Pembaruan Terhadap Aplikasi

Kegiatan-Kegiatan Mobile Marketing

  

pemasar-4

Ingat bahwa yang membedakan mobile marketing dengan strategi pemasaran lainnya adalah gadget tujuan audiens, yaitu harus perangkat seluler. Maka, jika sebuah promo diset dan disampaikan dalam format non-seluler, itu tidak dapat dikatakan sebagai mobile marketing, walau pun memanfaatkan fasilitas internet. Berikut adalah strategi mobile marketing yang bisa Anda lakukan dan terbukti cukup efektif.

SMS

Bentuk komunikasi ini sudah populer sebelum internet gencar digunakan oleh masyarakat. SMS masih menjadi sarana pemasaran yang efektif di tahun 2000-an. Siapa pun yang memegang perangkat seluler pasti mampu menerima pesan ini. Maka dari itu, informasi dikirimkan ke nomor-nomor yang ada di database sebuah perusahaan. Kini metode SMS semakin canggih karena bisa disesuaikan dengan lokasi pemilik, audience interest, dan sebagainya. Adapun teknik mobile marketing melalui SMS dikenal juga dengan sebutan SMS Blast.

E-mail

E-mail hampir mirip dengan SMS hanya saja jangkauannya lebih luas serta bisa dipersonalisasi sesuai target audiens. Strategi ini sangat sesuai jika Anda memiliki promo yang terbatas, misalnya khusus bekerja sama dengan bank tertentu. Informasi yang dikirimkan berdasarkan waktu, tempat, dan peluang. Contoh lainnya adalah ucapan terima kasih kepada pelanggan apabila telah melakukan pembelian di situs Anda.

Bluetooth

Satu langkah lebih maju pada mobile marketing adalah menggunakan fungsi Bluetooth, namun secara lokasi umumnya harus di dalam ruangan dan penerima berada pada radius tertentu. Apabila sebuah brand mengetahui di mana Anda berada, maka mereka dapat dengan mudahnya mengirimkan iklan dan notifikasi sesuai dengan waktu dan situasi. Ini sangat efektif untuk meningkatkan pembelian dari pelanggan, namun sayang, kendala besarnya adalah jika si pemilik Bluetooth sedang tidak mengaktifkan fitur ini. Maka pesan yang akan disampaikan tidak bisa diterima oleh target audiens.

QR Code

Dalam sebuah smartphone ada fitur yang berfungsi untuk membaca QR Code. Saat ini para pemasar sangat gencar menggunakan QR Code. Misalnya, saat Anda berada di sebuah toko, Anda ingin sekali membeli sesuatu namun ingin mengetahui terlebih dahulu detail tentang produk tersebut. Maka biasanya akan ada QR Code yang akan mengarahkan Anda pada suatu halaman deskripsi tentang produk itu. Atau, promo-promo hingga cara pembayaran pun kini diberikan melalui QR Code.

Push Notification

Push notification atau notifikasi adalah pesan yang sering muncul di bagian atas layar smartphone Anda. Anda bisa menerima push notification apabila sudah mengunduh sebuah aplikasi. Adanya push notification membuat aplikasi bukan sekedar meraup pasar lebih luas, tetapi juga untuk sarana komunikasi dengan pelanggan. Beberapa orang senang mendapatkan push notification di smartphone-nya, namun sebagian yang lain merasa terganggu. Biasanya kelompok orang yang merasa terganggu akan sangat selektif menerima notifikasi. Mereka bisa mengaturnya di opsi pengaturan pada smartphone.

Aplikasi Mobile

Berbicara soal mobile marketing, aplikasi kini memegang peran utama dalam keberhasilan sebuah aktivitas pemasaran. Tak hanya melalui push notifikasi yang lebih dekat dengan audiens, berdasarkan data-data pun para pengguna smartphone lebih banyak menghabiskan waktu di depan aplikasi. Belum lagi sekarang banyak aplikasi yang bisa di-download secara gratis. Maka sulit untuk mengenyampingkan peran aplikasi mobile jaman sekarang.

Sebenarnya yang potensial dikembangkan untuk media pemasaran adalah aplikasi-aplikasi yang tujuan awalnya bukan komersil. Misalnya, aplikasi game, membaca e-book, mendengarkan lagu, pencatatan to-do list, dan sebagainya. Beberapa jenis aplikasi tersebut gratis, kemudian dimanfaatkan untuk ad placement yang jarang orang-orang sadari bahwa mereka sedang terkena aktivitas pemasaran.

Aplikasi sebagai Sarana Kesuksesan dalam Mobile Marketing

  
Mobile marketing adalah campaign yang akan selalu on. Aktivitas pemasaran melalui cara ini tidak akan pernah mati dan kemungkinan besar diterima oleh target audiens. Maka mulai sekarang Anda harus menyusun rencana untuk melakukan mobile marketing bersama tim. Namun jika Anda ingin selangkah lebih maju, Anda perlu membuat sebuah aplikasi mobile yang bisa di-download oleh para pengikut Anda.

Artikel Terkait  Pedoman Terbaik untuk Optimisasi Toko Aplikasi 2020

Bagi perusahaan e-commerce tentu saja aplikasi mobile memudahkan calon pembelinya untuk melakukan transaksi. Mereka tidak perlu mengunjungi website dan memilih barang, lalu membayar. Tampilan aplikasi mobile lebih user friendly, ringkas, dan clear. Maka tak heran sales performance dari perusahaan e-commerce tercatat paling tinggi melalui aplikasinya. Sesuai dengan data Google yang mencatat bahwa 67% masyarakat kini membeli sesuatu lewat aplikasi mobile.

Di sisi lain, apabila Anda cukup cerdas menggunakan aplikasi, Anda bisa mendapatkan data-data pelanggan. Anda bisa melihat berapa banyak pembeli dari sisi usia, jenis kelamin, serta geografis. Ditambah jenis barang yang dibeli, kapan waktu pembeliannya, dan masih banyak lagi data terkait. Jika Anda mampu mengombinasikan data-data tersebut, maka Anda bisa menyusun strategi komunikasi pemasaran yang lebih efektif. Dampak positif lebih jauhnya adalah menekan biaya pemasaran karena Anda mampu melakukan aktivitas pemasaran yang efektif, efisian, dan sesuai target.

Satu lagi, aplikasi mobile bisa meningkatkan awareness terhadap brand tertentu. Persoalan awareness memang tidak bisa berjalan sendiri, karena harus didukung dengan usaha lainnya. Namun aplikasi mobile yang baik dan user friendly mampu menarik perhatian masyarakat terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: