Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | 10 Langkah Dasar Algoritma Pemrograman yang Penting Untuk Diketahui Pemula
Menjadi seorang programmer dibutuhkan pengetahuan dan skill yang baik tentang cara membuat algoritma dan program komputer. Apa itu algoritma? Mari simak informasi selengkapnya.
21272
post-template-default,single,single-post,postid-21272,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge-child,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.1,vc_responsive
thumbnail-algoritma

10 Langkah Dasar Algoritma Pemrograman yang Penting Untuk Diketahui Pemula

Profesi programmer sedang naik daun di masa kejayaan teknologi modern abad ini. Hampir semua aspek kehidupan saat ini memerlukan teknologi untuk memudahkan pekerjaan yang terdapat di dalamnya. Guna mewujudkan kemudahan kerja, beragam software dan program mulai dikembangkan. Alhasil, kesempatan ini membuka prospek kerja yang baik bagi setiap programmer baru.

Namun, untuk bisa menjadi seorang programmer dibutuhkan pengetahuan dan skill yang baik tentang cara membuat algoritma dan program komputer. Apa itu algoritma? Algoritma adalah serangkaian langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan suatu tugas secara logis dan sistematis.

Kualitas diri seorang programmer dinilai dari kemampuannya untuk membuat sebuah algoritma penyelesaian masalah. Setelah itu, barulah ia dapat dipekerjakan oleh perusahaan untuk membuat program.

Anda tidak bisa menjadi seorang programmer jika belum menguasai cara membuat algoritma pemrograman yang baik dan benar. Namun jangan khawatir! Yuk simak artikel kali ini tentang 10 langkah dasar pembuatan algoritma pemrograman yang harus dipahami programmer pemula.

Artikel Terkait  Sukses Jadi YouTuber dengan 10 Aplikasi Editing Suara Gratis Terbaik 2020 di Smartphone

10 Cara Belajar Algoritma untuk Programmer Pemula

 
 

algoritma-1

Ingin menjadi seorang programmer? Kini, Anda bisa belajar algoritma program dengan 10 langkah sederhana. Apa sajakah? Berikut ulasannya:

1. Mempelajari Perbedaan Algoritma dan Program

 
Penting bagi seorang programmer pemula untuk memahami dengan baik perbedaan algoritma dan program agar tidak membuat kekeliruan saat bekerja. Apa perbedaan algoritma dan program? Algoritma pemrograman merupakan tahap-tahap sistematis dan terstruktur yang menyusun sebuah program.

Sedangkan program merupakan implementasi dari bahasa program yang berupa kumpulan pernyataan di dalam sebuah komputer. Para ahli mendefinisikan program sebagai berikut: Program = Bahasa program + Algoritma pemrograman.

2. Memahami Konsep Dasar Algoritma Pemrograman

 
Secara konsep, algoritma tersusun dari langkah-langkah untuk menyelesaikan perintah, tugas, atau masalah. Ada 3 tipe langkah yang bisa digunakan dalam suatu algoritma yakni:

  • Iteration (pengulangan aksi) = dipakai dalam program yang tugas atau pernyataannya dilakukan berulang kali;
  • Sequence (aksi beruntut) = digunakan oleh program yang tugas atau pernyataannya dilakukan secara berurutan, step by step;
  • Selection (memilih suatu aksi) = diterapkan dalam program yang tugas atau pernyataannya memakai sistem seleksi kondisi.

3.   Memahami Istilah Dasar dalam Algoritma

 
Setelah paham akan konsep dasar algoritma, jangan lupa mempelajari istilah-istilah dasar yang kerap digunakan saat membuat suatu algoritma program. Tujuannya yakni mempermudah Anda saat merumuskan algoritma itu sendiri.

Beberapa contoh istilah dasar algoritma adalah variable dan tipedata. Tipedata adalah jenis-jenis data, sementara variable merupakan “wadah” yang menampung data-data. Selain itu, masih ada banyak contoh istilah algoritma yang wajib dipelajari.

Artikel Terkait  Perbandingan Framework Lintas Platform Tahun 2019 | Yang terbaik dari Flutter, React Native, Xamarin, Unity

4. Mengukur Kualitas Algoritma

 
Selanjutnya, Anda perlu mempelajari cara mengukur kualitas algoritma. Mengapa? Sebab saat membuat sebuah algoritma, sering kali para programmer menemukan beragam solusi bercabang untuk menyelesaikan sebuah tugas. Jadi, Anda harus pintar-pintar menemukan algoritma pemrograman terbaik. Bagaimana caranya?

Jawabannya yakni dengan mengukur kualitas dari suatu algoritma. Ada 7 tolak ukur dari sebuah algoritma yang dapat Anda telaah:

Low Cost

 
Proses kerja algoritma harus dalam frekuensi kalkulasi yang singkat dan bekerja efisien sehingga kerja dapat selesai secepat mungkin.

General

 
Sistem algoritma harus dibuat untuk dapat menyelesaikan tugas atau perintah yang bersifat general, alias tidak terfokus pada 1 jenis tugas saja.

Reability

 
Hasil dari sebuah algoritma harus memiliki akurasi dan daya kepercayaan yang tinggi dan tepat sasaran.

Understandable

 
Algoritma pemrograman Anda harus mudah dipahami oleh orang lain yang melihatnya. Apabila sebaliknya, maka program akan susah untuk dikelola (maintenance).

Expandable

 
Algoritma yang baik harus dapat diperbarui dan dikembangkan lebih jauh.

Precise

 
Setiap instruksi dalam algoritma harus bersifat tepat, eskplisit, jelas dan dibuat dengan teliti.

Portability

 
Algoritma pemrograman harus bisa diterapkan dengan mudah pada beragam platform komputer.

5. Menyajikan Algoritma Pemrograman

 
Saat belajar algoritma pemrograman, Anda juga harus mempelajari bagaimana cara menyajikannya dengan baik. Terdapat 2 bentuk penyajian algoritma yakni gambar dan tulisan. Penyajian algoritma pemrograman dengan gambar biasa disebut dengan flowchart.

Flowchart adalah bagan yang menampilkan setiap proses kerja algoritma dalam suatu urutan terstruktur. Dengan flowchart, Anda dapat melihat dengan mudah bagaimana hubungan setiap proses kerja dalam algoritma.

Selain gambar, Anda bisa menyajikan algoritma dalam tulisan. Penyajian algoritma menggunakan tulisan dapat dilakukan dengan pseudocode. Pseudocode merupakan kode-kode yang mirip dengan bahasa program yang asli. Namun ada juga yang menyajikan algoritma tulis menggunakan struktur bahasa seperti Inggris atau Indonesia.

Artikel Terkait  Panduan Lengkap Tentang Digital Marketing | Jasa Digital Marketing Profesional

6. Membedakan “Memprogram” dan “Bahasa Pemrograman”

 
 

programming

Kemampuan selanjutnya yang harus dikuasai oleh seorang programmer adalah membedakan belajar program dengan belajar bahasa pemrograman. Hal ini terkesan sepele, namun jika tidak dikuasai dengan betul, bisa jadi Anda akan tersesat.

Kenyataannya, belajar memprogram berbeda dengan belajar bahasa pemrograman. Saat belajar memprogram, Anda mempelajari cara membuat algoritma untuk memecahkan sebuah masalah. Sedangkan belajar bahasa pemrograman berarti mempelajari aturan dan cara menggunakan suatu bahasa program. Meskipun berbeda, kedua hal ini tak dapat dipisahkan saat Anda mencoba membuat sebuah program utuh.

7. Memilih Satu Bahasa Program

 
Setelah memahami perbedaan program dan bahasa program, kini Anda bisa mencoba memilih satu bahasa program untuk dipelajari dalam tahap pemula. Saat mempelajari algoritma, ada baiknya Anda juga mempelajari bahasa program untuk dikuasai. Nantinya, Anda akan mampu untuk bekerja saat diminta untuk membuat sebuah program.

Jangan mempelajari banyak bahasa dalam suatu waktu, sebab cara tersebut hanya akan membingungkan Anda saja. Coba untuk mempelajari setiap bahasa satu demi satu. Ada beragam bahasa program yang dapat Anda pelajari seperti Python, Java, SQL,  C ++, Ruby, dan lain-lain.

8. Mulai Membuat Program Sederhana

 
Agar teori yang Anda pelajari tidak sia-sia, Anda harus mencoba mempraktekkannya seperti membuat algoritma program sederhana atau membuat program sederhana. Coba mulai amati permasalahan yang ada di sekitar Anda lalu buatkan solusi algoritma dan program untuk menyelesaikannya. Semakin banyak Anda mencoba berpraktek, maka Anda akan semakin menguasai cara membuat algoritma dan program.

9. Mencari dan Mempelajari Letak Kesalahan

 
Membuat kesalahan, terlebih bagi pemula, merupakan hal yang sangat wajar. Jadi, jika Anda berhasil membuat sebuah algoritma pemrograman, cobalah untuk menelaah kembali hasil kerja Anda untuk mencari letak kesalahan dalam algoritma Anda. Jika Anda menemukan kesalahan, pelajari dimana letak kekeliruan lalu perbaiki menurut teori yang benar.

10. Belajar Bersama Grup Programmer

 
Tips terakhir untuk belajar algoritma pemrograman yang dapat dilakukan oleh pemula adalah dengan belajar bersama programmer yang lain. Belajar algoritma bisa menjadi hal yang membingungkan untuk para pemula, alhasil, belajar bersama dengan orang lain yang lebih paham dapat membantu Anda untuk berdiskusi dan memahami hal-hal yang sulit dimengerti. Selain itu Anda dapat turut membantu programmer pemula lain yang juga tengah belajar algoritma pemrograman.

Demikianlah pembahasan terkait cara belajar algoritma program untuk pemula yang dapat Anda terapkan. Ingatlah bahwa membuat sebuah algoritma program yang baik harus benar dan tepat sasaran.

Jika algoritma memberikan hasil output yang salah, tak peduli mau sebagus apapun bentuknya, maka algoritma tersebut tak dapat digunakan atau dinilai baik. Jadi, jangan lupa untuk sering-sering menambah pengetahuan dan berpraktek agar Anda semakin mahir. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda, ya. Have a nice day!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami