Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Skill Yang Diperlukan Oleh Seorang Front End Web Development dan Tugas-Tugas Seorang Developer
Front end development merupakan pekerjan mendesain dan mengembangkan sebuah website hingga tersebut bisa dipakai oleh user (masyarakat). Namun pekerjaan seorang front end developer tidak semudah dan sesederhana kelihatannya. Simak informasi selengkapnya.
21291
post-template-default,single,single-post,postid-21291,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge-child,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.1,vc_responsive
thumbnail-front-end-development

Skill Yang Diperlukan Oleh Seorang Front End Web Development dan Tugas-Tugas Seorang Developer

Anda ingin berkarir di ranah teknologi? Industri yang satu ini memang memiliki sinar potensi karir yang cemerlang untuk digeluti. Salah satu posisi pekerjaan yang banyak dibutuhkan di era teknologi saat ini adalah tenaga front end web development.

Front end development merupakan pekerjan mendesain dan mengembangkan sebuah website hingga tersebut bisa dipakai oleh user (masyarakat). Namun pekerjaan seorang front end developer tidak semudah dan sesederhana kelihatannya. Ada sejumlah skill yang wajib Anda kuasai jika ingin berkarir sebagai seorang front end development.

Lalu apa sajakah tugas dan skill dari seorang website developer? Yuk simak artikel ini lebih lanjut untuk mengetahui jawabannya!

Artikel Terkait  Cara Memulai Layanan Berlangganan di Dalam Aplikasi

Tugas Seorang Web Developer

 

front end 2

Sebelum terjun ke dunia pengembangan website, ada baiknya Anda mengetahui dan memahami terlebih dahulu pekerjaan dari seorang web developer. Pengetahuan awal ini akan membantu Anda agar tidak merasa kaget saat sudah terjun langsung ke dunia pemrograman website.

Lalu apa saja tugas-tugas seorang web developer? Ada 5 tugas dan tanggung jawab yang harus dilakoni oleh seorang front end web developer yakni:

  1. Mengoptimalisasi website agar bisa terus dikembangkan sekaligus beroperasi dengan baik;
  2. Membuat dan menentukan struktur halaman website menggunakan beragam variasi markup language;
  3. Memastikan desain dan fitur-fitur web bisa memaksimalkan nilai user experience;
  4. Menjalin kerjasama dengan back end developer untuk mengatasi troubleshooting dan coding;
  5. Memastikan website bisa bekerja dengan baik untuk beragam platform (PC, laptop, smartphone) serta sudah seimbang antara desain dan fitur fungsionalnya.

6 Skill Wajib untuk Menjalankan Front End Web Development

 
Menjadi seorang web developer sesungguhnya bukan hal yang sulit. Anda bisa memulainya dengan mempelajari 6 skill wajib berikut ini agar bisa menjalankan tugas front end web development dengan baik.

Menguasai HTML dan CSS

 
Skill pertama yang harus dikuasai untuk bisa mengerjakan tugas front end web development adalah memahami HTML dan CSS. Nyatanya, kedua hal ini selalu masuk dalam jobdesk dan kualifikasi pekerjaan front end web development. Hal ini dikarenakan HTML dan CSS adalah 2 bahasa pemrograman yang dipakai untuk membuat sekaligus mengembangkan website dari awal.

HTML merupakan singkatan dari Hyper Text Markup Language. Bahasa markup HTML dipakai untuk membuat halaman web serta membangun fondasi website. Bahasa markup ini juga merupakan cara untuk membuat notes di sebuah dokumen digital.

Sedangkan CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets (CSS). CSS adalah bahasa pemrograman yang berfungsi untuk merepresentasikan file HTML serta mengatur layout website seperti font, warna dan style-style lainnya. Jelas sekali bukan, mengapa seorang web developer harus menguasai HTML dan CSS? Tanpa kedua hal ini, aktivitas front end web development tidak akan berjalan sama sekali.

 Memahami JavaScript dan jQuery

 

javascript-1

Ada banyak tool dasar untuk merampungkan tugas front end web development, salah satunya adalah JavaScript dan jQuery. Pernahkah Anda memerhatikan bahwa sebuah website memiliki komponen dengan fungsi masing-masing? Fungsi-fungsi dalam web tersebut ditentukan oleh JavaScript. Penggunaan JavaScript juga dilakukan untuk menambahkan fitur-fitur interaktif dan menarik dalam website seperti game, video, audio dan animasi.

Saat menggunakan JavaScript, Anda juga akan menemukan tools lain bernama jQuery. jQuery adalah sebuah library dalam Java yang memuat beragam plugin dan extension. Fungsi dari jQuery yakni untuk mempercepat dan mempermudah kerja JavaScript karena common task JavaScript dapat ditulis dengan satu baris kode saja.

Mengoptimalisasi Website

 
Kunci sukses dalam berkarir sebagai web developer terletak pada kemampuan menghasilkan website yang dapat diakses dengan cepat dan menarik. Website yang memiliki kerja berat dan akses lambat akan memberikan kesan buruk pada user (pengguna). Oleh sebab itu, Anda harus selalu memastikan kinerja website buatan Anda berlangsung dengan baik dan ringan. Bagaimana caranya?

Jawabannya adalah dengan mengoptimalisasi website. Selalu pastikan setiap baris kode dalam website sudah efisien. Performa website akan otomatis memburuk jika baris-baris kode HTML, JavaScript dan CSS yang dipakai dalam website masih belum optimal. Untuk memudahkan pekerjaan mengecek dan memaksimalkan kode website, Anda bisa menggunakan software lain seperti Grunt dan Gulp.

Artikel Terkait  Pembuatan Aplikasi dengan Harga Terjangkau Melalui APPSHOP

Menguasai Command Line

 
Website yang baik umumnya juga memiliki tampilan yang baik. Salah satu cara mempercantik tampilan website adalah dengan menggunakan Graphic User Interfaces atau GUI. Dengan menggunakan Graphic User Interfaces, Anda bisa membuat sejumlah menu yang interaktif, praktis dipakai sekaligus menarik perhatian pengguna.

Sayangnya, Graphic User Interfaces masih memiliki keterbatasannya tersendiri. GUI bisa digunakan untuk coding serta front end web development, tapi masih tak menutup kemungkinan bagi sang programmer untuk membuka terminal di komputer agar bisa menulis command line.

Salah satu titik penilaian perusahaan saat mempekerjakan seorang web developer juga terletak pada keahliannya menulis command line. Jadi tak ada salahnya untuk menguasai command line meskipun pekerjaan front end web development Anda dilakukan dengan GUI.

Artikel Terkait  Bisakah Merubah Aplikasi Web Menjadi Aplikasi Android? Yuk Intip Caranya!

Melakukan Version Control

 

front end web development

Skill wajib seorang web developer adalah kemampuan melacak dan mengontrol perubahan kode dalam website menggunakan version control. Seperti yang telah Anda pahami, ada banyak baris kode dari beragam bahasa pemrograman yang dipakai untuk menyusun dan menyelesaikan sebuah website. Oleh sebab itu, akan jadi sangat merepotkan jika terjadi kesalahan di tengah-tengah project sebab Anda harus merombak dan memperbaiki kode yang error agar output website dapat berjalan dengan baik.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini? Jawabannya adalah melakukan pengecekan atau version control. Skill yang satu ini menjadi syarat mutlak untuk dikuasai oleh para pekerja front end web development. Version control sendiri merupakan proses pelacakan dan pengontrolan setiap perubahan kode yang dilakukan pada website. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengulangi proses dari awal atau mengecek secara manual satu demi satu.

Untuk mempermudah, Anda bisa melakukan version control dengan software bernama Git. Git adalah tool pelacak perubahan kode yang dilakukan dalam struktur website. Dengan software ini, Anda bisa “kembali” ke versi pekerjaan yang sebelumnya untuk menemukan sumber kesalahan tanpa merusaknya.

Menguasai Framework JavaScript dan CSS

 
CSS dan JavaScript memiliki porsi besar dalam kegiatan front end web development, jadi Anda harus benar-benar menguasai kedua hal ini agar bisa menjalankan fungsi dan tugas lainnya saat mengembangkan sebuah website. Termasuk framework JavaScript dan CSS.

Framework dari JavaScript dan CSS tak lain merupakan koleksi file JavaScript dan CSS yang berfungsi untuk membantu Anda membagi common functionality untuk melaksanakan tugas-tugas dalam website. Ada beragam jenis framework dengan kegunaan masing-masing. Seperti beberapa framework dari JavaScript cocok dan baik untuk membuat interface website yang kompleks.

Anda juga bisa menggabungkan beberapa framework untuk mendapatkan output tertentu. Semisal menggabungkan AngularJS dengan Bootstrap. Teknik ini umum dilakukan oleh para programmer. Angular berfungsi untuk mengatur konten website, sedangkan Bootstrap dipakai untuk mengatur tampilan web. Namun perlu diingat bahwa setiap framework memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Alhasil, Anda harus memilih framework yang paling cocok dengan jenis website yang hendak dibuat.

Itulah pembahasan lengkap terkait tugas dan skill yang dibutuhkan dalam pelaksanaan front end web development. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda sebelum terjun dan memantapkan diri berkarir sebagai seorang web developer, ya!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami