Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Panduan Belajar Bahasa Pemrograman Kotlin Untuk Pengembangan Aplikasi Android
Kotlin adalah salah satu jenis bahasa pemrograman seperti Java, Python, Rubi, dan lain-lain. Bedanya, Kotlin adalah bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi Android. Berikut informasi selengkapnya
21286
post-template-default,single,single-post,postid-21286,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge-child,wpb-js-composer js-comp-ver-6.4.1,vc_responsive
thumbnail-kotlin

Panduan Belajar Bahasa Pemrograman Kotlin Untuk Pengembangan Aplikasi Android

Kemampuan membuat aplikasi menjadi skill yang paling dicari di abad teknologi modern saat ini. Tuntutan zaman yang serba digital melahirkan gaya hidup baru di mana sebagian besar aktivitas dan pekerjaan dimudahkan dengan bantuan aplikasi. Keadaan ini sukses membuka kesempatan lebar bagi siapapun untuk berkarir sebagai developer aplikasi.

Hanya saja, untuk bisa menjadi seorang developer aplikasi profesional Anda membutuhkan kemampuan mendasar mengembangkan aplikasi. Salah satu skill yang harus Anda pegang adalah menguasai bahasa pemrograman Kotlin. Apa itu Kotlin? Kotlin adalah salah satu jenis bahasa pemrograman seperti Java, Python, Rubi, dan lain-lain. Bedanya, Kotlin adalah bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi Android.

Penasaran apa itu Kotlin dan bagaimana cara kerjanya? Anda beruntung sebab menemukan artikel yang tepat! Artikel kali ini akan mengupas tuntas perihal bahasa Kotlin untuk pemrograman aplikasi, mulai dari alasan hingga bedah struktur bahasa Kotlin bagi pemula. Tunggu apa lagi, mari lanjutkan membaca.

Memahami Kotlin untuk Aplikasi

 

programming

Ada banyak aspek yang dapat Anda temukan saat menyelami dunia aplikasi. Bahasa Kotlin adalah salah satu topik wajib yang tak bisa dilewatkan. Kotlin adalah bahasa pemrograman khusus untuk aplikasi Android. Para programmer aplikasi profesional sudah pasti memiliki kemampuan Kotlin sehingga mereka bisa mengembangkan aplikasi dengan baik.

Sebelum terjun ke praktek pembuatan aplikasi, ada baiknya bagi Anda untuk memahami terlebih dahulu tentang Kotlin. Namun selain alasan tersebut, terdapat setidaknya 5 alasan lain mengapa Kotlin adalah bahasa pemrograman yang wajib untuk Anda pelajari. Kelima alasan tersebut antara lain:

Artikel Terkait  PWA dan aplikasi native, apa bedanya? Beberapa PWA yang berhasil.

Sudah Terintegrasi dengan Android Studio

 
Keuntungan pertama Kotlin adalah sudah terintegrasi dengan Android Studio. Android Studio sendiri merupakan software pembuatan Android yang paling umum digunakan. Jika Anda membuat aplikasi dengan Android Studio versi 3.0, maka Anda tidak perlu lagi untuk melakukan plugin tambahan agar bisa melakukan coding dengan Kotlin. Usut punya usut, Kotlin dan Android Studio menjadi sebuah “paket” dikarenakan mereka dikembangkan oleh perusahaan yang sama yakni JetBrains.

Bahasa yang “Matang”

 
Kotlin adalah bahasa pemrograman yang sudah “matang”, alias memiliki sejarah yang panjang dan telah melewati fase alpha ataupun beta. Bahasa Kotlin kini sudah berada di tahap stable sehingga cocok untuk digunakan dalam memproduksi aplikasi Android baru. Selain itu, Kotlin memiliki library Java sekaligus library baru yang dapat digunakan untuk mempermudah proses pembuatan aplikasi Android.

Siap Pakai

 
Para programmer aplikasi Android umumnya mengenal Kotlin adalah bahasa yang sudah siap pakai. Kotlin sudah dilengkapi dengan beragam konsep modern seperti data classes, functional operation on collection, lambda, extention function dan sealed class.

Konsep-konsep ini sudah siap pakai di Kotlin. Hal ini tidak akan Anda temukan di Java yang membutuhkan usaha lebih agar aplikasi bisa menggunakan konsep modern tersebut. Selain itu, Java memiliki kecepatan update di Android yang lebih lamban dibandingkan Kotlin.

Bebas Crash

 
Berikutnya, keunggulan kotlin adalah bebas dari ancaman crash. Membuat aplikasi Android dengan Java biasanya lebih rentan terkena crash gara-gara kehadiran NullPointerException atau NPE. Para programmer biasanya mengakali crash dari NPE dengan memakai annotations atau sistem blok try catch, namun Kotlin adalah solusi terbaik yang sebenarnya.

Hal ini dikarenakan sistem compiler dalam Kotlin akan melakukan deteksi dini pada segala kemungkinan eror sebelum aplikasi secara resmi di jalankan. Deteksi dini akan membantu Anda untuk lebih cepat menanggulangi permasalahan yang muncul dan mengganggu jalannya aplikasi. Sistem ini tidak dapat Anda temukan dalam Java.

Melebihi Kapasitas Android

 
Kotlin adalah bahasa pemrograman untuk aplikasi Android yang ternyata juga bisa diaplikasikan di platform non-Android. Ada beberapa jenis Kotlin yang memungkinkan untuk dipakai pada platform non-Android. Semisal Kotlin JS yang bisa dipakai untuk menulis JavaScript, atau Kotlin Native untuk membuat aplikasi iOS.

Selain itu sistem Kotlin juga bisa diterapkan pada platform mana saja yang bisa menggunakan Java. Oleh sebab ini, tak mengherankan jika Kotlin adalah bahasa pemrograman terbaik untuk banyak platform sekaligus.

Artikel Terkait  Apa itu RPL? Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Jurusan RPL

Pakem Belajar Bahasa Kotlin untuk Pemula

 

app development

Setelah mengetahui manfaat Kotlin untuk programming, kini saatnya mempelajari pakem-pakem dalam bahasa Kotlin untuk pemula. Mempelajari Kotlin sesungguhnya tidak sulit sebab memiliki struktur yang mirip serta lebih mudah dari Java. Jika Anda mampu memahami dan menguasai pakem-pakem berikut ini, otomatis Anda akan sukses dalam mempelajari bahasa pemrograman Kotlin.

Apa saja pakem-pakem dalam struktur bahasa Kotlin? Yuk lanjut membaca!

Kata Kunci Deklarasi Variabel

 
Saat menggunakan Kotlin, Anda akan menemukan dua kata kunci berbeda untuk mendeklarasikan variabel. Kedua kata kunci tersebut adalah val dan var. Val adalah kata kunci untuk variabel dengan nilai tetap dan tidak berubah. Dengan demikian, nilai variabel val tidak dapat dideklarasikan berulang. Sedangkan kata kunci var adalah kebalikannya. Var digunakan untuk nilai variabel yang bisa berubah.

Struktur Program

 
Dibandingkan Java, struktur program Kotlin jauh lebih sederhana. Setidaknya ada 5 elemen basis dalam struktur Kotlin yang akan sering Anda jumpai, yakni:

1. Package

 
Kata kunci Package merujuk pada paket dalam Kotlin. Paket bersifat opsional, alias hanya ditulis jika Anda merasa butuh untuk membuat sebuah paket.

2. Fun

 
Selanjutnya adalah kode fun yang berarti function atau fungsi. Fungsi berperan untuk mengumpulkan satu atau beberapa ekspresi dalam Kotlin sehingga Anda tidak perlu mengulang rangkaian ekspresi yang sama untuk sebuah tugas.

Perumusan fungsi dilakukan dengan menulis kata kunci fun lalu dibarengi dengan nama fungsi tersebut. Untuk isi fungsi, Anda bisa memasukkan jenis input yang akan dipakai dan deklarasi jenis output hasil. Contoh fungsi adalah =  fun main () {…} yang mana merupakan fungsi utama dalam program Kotlin.

3. Titik Koma

 
Tanda titik koma (;) merupakan bagian selanjutnya dalam bahasa Kotlin. Hanya saja penggunaan tanda ini bersifat opsional sesuai kebutuhan

4. Println

 
Jika Anda ingin menampilkan teks ke layar, maka gunakanlah kode println. Statement ini memiliki kegunaan untuk menunjukkan semua data teks ke layar. Kode penulisan println adalah = println ()

5. Args

 
Kode args juga sama seperti val dan var yang memuat variabel di dalamnya. Bedanya, args digunakan untuk menyimpan argumen. Contoh penulisan args adalah = args: Array <String>

Artikel Terkait  Membuat Aplikasi WEB Sederhana

Logika Bersyarat If-Else

 
Bahasa Kotlin memuat mekanisme tersendiri untuk logika bersyarat yakni pernyataan if-else. Melalui pernyataan ini, kode akan dijalankan jika ekspresi dalam tanda kurung di samping kata kunci if mengarah ke true. Jika tidak, maka kode di dalam cabang else lah yang akan dieksekusi. Untuk pernyataan tunggal dengan logika yang lebih rinci dan kompleks, Anda bisa menggunakan kode else-if.

Menulis Komentar

 
Terdapat 2 cara untuk menulis komentar dalam Kotlin bergantung pada jumlah barisnya. Untuk komentar 1 baris, gunakanlah tanda garis miring ganda (//). Sedangkan komentar yang lebih dari 1 baris umumnya menggunakan tanda garis miring dan bintang (/*).

Blok Kode

 
Pakem terakhir dalam struktur bahasa Kotlin adalah blok kode. Blok kode memuat sekumpulan statement dalam Kotlin selama proses pemrograman berlangsung. Penulisan blok kode Kotlin dilakukan dengan menggunakan tanda kurung kurawal ({…}).

Demikianlah artikel kali kali ini tentang bahasa pemrograman Kotlin. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda khususnya para programmer aplikasi Android pemula. Terima kasih sudah membaca!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami