APPKEY | 7 Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Offline
Aplikasi pembuat aplikasi android terbaik yang dapat Anda gunakan secara offline. Apa saja aplikasi tersebut. Simak informasinya berikut ini!
18609
post-template-default,single,single-post,postid-18609,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive

7 Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Offline

Pada dasarnya pekerjaan membuat aplikasi bisa dilakukan oleh setiap orang, selama mereka mau berniat untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya. Saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi OS Android secara offline. Yang mana, beberapa aplikasi tersebut memang biasa digunakan oleh developer aplikasi pemula hingga profesional.

Sesuai dengan namanya, beberapa aplikasi pembuat aplikasi Android secara offline dapat digunakan tanpa menggunakan jaringan internet, sehingga Anda dapat dengan leluasa menggunakannya. Namun, jika hendak menggunakan aplikasi secara offline, maka setidaknya Anda harus mengetahui basic bahasa pemrograman dengan baik.

Walaupun nantinya, Anda sudah berhasil dalam membuat aplikasi sendiri, namun Anda tetap harus melakukan beberapa tahapan lainnya, seperti tahap pengembangan hingga pengujian. Kedua tahapan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang Anda buat dapat berjalan dengan lancar, apakah aplikasi terbebas dari bug dan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan lainnya.

Ketika dalam proses pengujian, beberapa permasalahan sudah ditemukan, maka Anda harus merevisi ulang dan harus melakukan proses pengembangan. Kemudian, Anda pun harus melakukan proses pengujian lagi dan harus melakukan proses pengembangan ulang kembali. Cukup ribet kan, karena memang proses pembuatan aplikasi tidak semudah seperti yang telah Anda bayangkan.

Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Offline

Walaupun hanya berbekal aplikasi pembuat aplikasi OS Android secara offline, namun telah banyak orang yang sukses dalam mengembangkan kemampuan membuat aplikasi mobile secara otodidak. Hal ini tak lepas dari peran aplikasi itu sendiri, yakni:

Memberikan Kemudahan

Aplikasi-aplikasi tersebut memang dikhususkan sebagai tool atau alat pembuat aplikasi Android secara offline, sehingga baik pemula yang masih dalam tahap belajar hingga yang sudah profesional sekalipun dapat diberikan kemudahan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dalam membuat dan mengembangkan aplikasinya.

Media Pembelajaran

Para pemula yang sebelumnya bercita-cita sebagai developer aplikasi terkenal dan profesional, tentunya mereka dapat belajar membuat aplikasi dengan menggunakan aplikasi pembuat aplikasi OS Android secara otodidak. Semakin sering belajar dan semakin sering mencoba membuat serta mengembangkan aplikasi sendiri, maka bertambah pula pengalaman, sehingga mereka bisa memilih dan menggunakan bahasa pemrograman yang tepat.

Menghemat Biaya

Siapapun dipersilahkan untuk membuat aplikasi dengan menggunakan software maupun aplikasi yang bisa diakses secara offline maupun online. Namun, jika Anda hendak belajar membuat aplikasi dengan cara yang lebih hemat, maka pilihan yang paling tepat, adalah dengan memanfaatkan aplikasi pembuatan aplikasi berbasis Android secara offline (tanpa jangkauan internet).

Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Offline

Sudah mantap berkeinginan untuk membuat aplikasi OS Android secara mandiri? Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda bisa pilih salah satu dari 7 aplikasi pembuat aplikasi Android terbaik yang dapat Anda gunakan secara offline. Apa saja aplikasi tersebut. Simak informasinya berikut ini!

Aplikasi Android Studio

Aplikasi Android Studio milik Google ini memang dikhususkan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi. Berkat keunggulan-keunggulan yang dimilikinya, menjadikan Android Studio sebagai salah satu tool pembuat aplikasi OS Android yang paling banyak digunakan oleh developer pemula hingga profesional. Yang mana, keunggulan-keunggulan tersebut diantaranya, meliputi:

  • Dilengkapi dengan adanya teknologi sistem Sistem versi berbasis Gradle yang fleksibel.
  • Dilengkapi dengan teknologi emulator yang dapat dioperasikan dengan cepat dan memiliki banyak fitur.
  • Dilengkapi dengan sistem Instant Run yang dapat digunakan untuk mendorong perubahan ke aplikasi yang berjalan tanpa membuat APK baru.
  • Memiliki aneka pilihan Template kode dan integrasi GitHub untuk dapat digunakan untuk membuat fitur aplikasi yang sama dan mengimpor kode contoh.
  • Memiliki alat pengujian dan kerangka kerja yang ekstensif.
  • Dilengkapi dengan Alat Lain yang digunakan untuk meningkatkan kinerja, kegunaan, kompatibilitas versi, dan permasalahan lainnya.

Aplikasi ECLIPSE

Sebelum adanya Aplikasi Android Studio para pembuat aplikasi profesional lebih dulu menggunakan Eclipse sebagai salah satu tools andalan mereka. Sebab, Eclipse juga memiliki dukungan penuh dari Google. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan mendukung pengguna bahasa pemrograman lainnya, seperti: Phyton, Perl, Php, C, dan C++.

Artikel Terkait  7 Program Aplikasi Android Offline

Aplikasi Eclipse memiliki sifat open source dan memiliki banyak plugin seperti Android Studio. Namun, karena kehadiran dari Android Studio lebih memiliki banyak fitur, sehingga saat ini banyak android developer yang memilih beralih menggunakan Android Studio. Kendati demikian, masih banyak juga android developer yang masih menggunakan Eclipse karena faktor dan alasan tertentu.

Aplikasi XAMARIN

Walaupun Xamarin direkomendasikan untuk pemula, namun yang bisa menggunakannya hanyalah mereka yang sudah menguasai basic pemrograman C#. Aplikasi ciptaan Xamarin Inc ini pada dasarnya dapat digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi cross platform (android, ios, dan windows phone) menggunakan bahasa pemrograman C#.

App Xamarin sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yakni Xamarin yang terintegrasi dengan Visual Studio dan Xamarin Studio. Apabila Anda sudah terbiasa dengan OS Windows Visual Studio, maka Anda lebih cocok untuk menggunakan Xamarin yang terintegrasi dengan Visual Studio. Namun, jika Anda lebih sering menggunakan OS Mac, maka lebih disarankan untuk memakai Xamarin Studio.

Keunggulan lain yang bisa Anda dapatkan dari Xamarin adalah, tampilan antarmuka atau interface nya bisa disesuaikan. Jika saat ini Anda sedang membuat aplikasi iOS maka tampilannya akan mirip dengan XCode dan jika Anda sedang mengembangkan aplikasi android maka tampilan user interfacenya akan mirip dengan IDE Eclipse.

Aplikasi NetBeans

Rekomendasi aplikasi pembuat aplikasi Android selanjutnya adalah NetBeans, yakni tool yang mengembangkan aplikasi dengan bahasa pemrograman Java, c++, php, dan lainnya. App NetBeans lebih bersifat Open Source, karena memang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi java berbasis desktop.

Aplikasi yang dirilis oleh perusahaan Oracle ini memang sangat menguntungkan bagi mereka yang hendak belajar membuat dan mengembangkan aplikasi berbasis Android dengan menggunakan IDE NetBeans dengan bahasa pemrograman Java.

Aplikasi ADOBE FLASH

Dulunya Adobe Flash lebih dikenal dengan nama Macromedia Flash, yakni aplikasi yang juga dapat digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi android secara offline. Namun, pada dasarnya fungsi utama dari Adobe Flash adalah untuk membuat gambar vektor maupun animasi. Akan tetapi, setelah diakuisisi oleh adobe system pada bulan desember 2005, sehingga namanya berubah menjadi Adobe Flash, maka fungsinya yang sekarang juga bisa digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi berbasis Android.

Aplikasi UNITY

Pada awalnya, Aplikasi Unity hanya bisa digunakan untuk MacOs saja. Namun, setelah berubah menjadi software yang multi platform, sehingga saat ini juga bisa digunakan pada Windows dan Linux.

Pada dasarnya, Unity merupakan jenis aplikasi Game engine, karena memang dikhususkan sebagai tempat pembuat game 2D maupun 3D. Dalam proses pengembangannya, aplikasi game yang dikembangkan di Unity dapat dimasukan kode-kode dari bahasa pemrograman, seperti: Javascript, C#, dan lainnya.

Aplikasi APACHE CORDOVA

Sebelum dikenal dengan nama Apache Cordova, dulunya aplikasi ini dikenal dengan nama PhoneGap. App Apache Cordova sendiri adalah suatu framework yang dapat digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android, IOS, dan Windows Phone. Yang mana, memungkinkan Anda untuk membuat aplikasi menggunakan bahasa pemrograman HTML 5, CSS3, dan Javascript.

Menariknya, ketika menggunakan aplikasi ini, Anda tidak diwajibkan untuk menggunakan API yang spesifik untuk masing-masing platform contoh: Android menggunakan Java, iOS menggunakan Swift, dan Windows menggunakan bahasa pemrograman C#. Dengan kata lain, hanya dengan menggunakan bahasa pemrograman web, Anda sudah bisa membuat aplikasi berbasis mobile yang bisa dijalankan pada OS yang berbeda yaitu: Android, IOS, maupun pada Windows Phone.

Artikel Terkait  Software Pembuat Aplikasi Android Secara Offline

Dari ketujuh aplikasi yang juga tools pembuat aplikasi OS Android secara offline tersebut, manakah yang akan Anda pilih? Saran kami, apabila Anda memang benar-benar pemula, apabila hendak belajar dan mengembangkan aplikasi secara mandiri, paling tidak Anda sudah harus menguasai pelajaran dasar penggunaan bahasa pemrograman.

Perbedaan Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Offline dan Online

Selain berbeda dalam hal pengoperasiannya, yakni dengan dan tanpa menggunakan jaringan internet, namun diantara keduanya masih memiliki perbedaan lain. Yang mana, berikut ini adalah ulasan selengkapnya:

Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Offline

Dari namanya saja, Anda pasti langsung mengetahui bahwa penggunanya pasti tidak memerlukan jaringan internet, sehingga Anda pun dapat leluasa belajar tanpa harus terbebani dengan keterbatasan kuota internet. Walaupun menguntungkan dari segi biaya, namun ketika memilih aplikasi pembuat aplikasi Android secara offline, Anda harus menguasai bahasa pemrograman dengan baik, meski hanya basic nya saja. Sebab, tools-tools tersebut membutuhkan coding-coding yang tepat ketika Anda hendak menggunakannya untuk membuat dan mengembangakan aplikasi OS Android.

Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Secara Online

Tools dengan pengoperasian secara online ini memang memerlukan jangkauan jaringan internet yang memadai. Guna menghemat biaya kuota data internet Anda, sebaiknya gunakan konektivitas WiFi. Walaupun pemakaiannya tidak gratis, namun kebanyakan tools pembuat aplikasi OS Android secara online dapat digunakan tanpa menggunakan bahasa pemrograman apapun. Kendati demikian, hasilnya kurang memuaskan, karena tampilan desain dan kelengkapan fiturnya hanya bisa dibuat serta dikembangkan secara sederhana, sehingga menjadi kurang menarik minat banyak pengguna.

Bagaimana? Apakah Anda ingin mencoba aplikasi pembuat aplikasi OS Android secara offline maupun secara online?

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang KamiKontak Kami
Pengenalan PerusahaanPengenalan Layanan
Tags: