Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Bagaimanakah Start Awal Belajar Bahasa Pemrograman Flutter dan Haruskah Belajar Flutter di Tahun 2020 Ini?
Salah satu bentuk inovasi dari dunia pemrograman terkini adalah perkembangan flutter. Flutter adalah salah satu jenis bahasa pemrograman terbaru. Sebelumnya memang sudah ada beragam jenis bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk membangun sebuah website atau aplikasi. Berikut informasi selengkapnya.
21458
post-template-default,single,single-post,postid-21458,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.3.0,vc_responsive
thumbnail-flutter-tutorial

Bagaimanakah Start Awal Belajar Bahasa Pemrograman Flutter dan Haruskah Belajar Flutter di Tahun 2020 Ini?

Tuntutan pekerjaan yang beragam memunculkan tipe variasi aplikasi yang berbeda-beda. Seiring berjalannya waktu, masyarakat mendapati semakin banyak aplikasi dengan beragam fungsi, fitur, hingga tampilan-tampilan unik di dalamnya.

Perkembangan era digital yang semakin pesat ini otomatis mendorong dunia pemrograman agar selalu berinovasi guna bisa memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat akan teknologi.

Salah satu bentuk inovasi dari dunia pemrograman terkini adalah perkembangan flutter. Flutter adalah salah satu jenis bahasa pemrograman terbaru. Sebelumnya memang sudah ada beragam jenis bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk membangun sebuah website atau aplikasi. Hanya saja, para ahli IT harus terus melakukan inovasi guna mempermudah sekaligus menyempurnakan kinerja mereka.

Apa itu flutter? Pentingkah bagi kita untuk mempelajari flutter tutorial di tahun 2020 ini? Yuk cari tahu penjelasan lengkap flutter tutorial sekaligus manfaat mempelajarinya berikut ini.

Mengenal Flutter, Framework Buatan Google

 
Abad teknologi saat ini tampak jelas didominasi oleh perkembangan aplikasi mobile. Penggunaan gadget smartphone beserta aplikasinya yang melejit di masyarakat otomatis membuat kebutuhan software berbasis aplikasi meledak di pasaran.

Untuk itu, para programmer dan ahli IT harus memutar otak agar bisa menghasilkan banyak aplikasi berkualitas baik untuk mengatasi beragam masalah masyarakat.

Persaingan di dunia aplikasi pun semakin ketat. Para developer apps berlomba-lomba menyajikan aplikasi terbaik dengan tampilan semenarik mungkin untuk menarik minat masyarakat agar menggunakan app buatan mereka. Tampilan aplikasi yang menarik kini dapat dibuat dengan menggunakan flutter. Apa itu flutter?

Flutter merupakan bahasa pemrograman yang menjadi bagian framework open-source. Flutter umumnya dipakai untuk pengembangan aplikasi mobile baik Android dan iOS. Bahasa pemrograman Flutter dikembangkan oleh Google di tahun 2015 dengan tujuan untuk membangun user interface (UI) dari sistem aplikasi.

Flutter bekerja menggunakan bahasa Dart dengan satu codebase untuk membangun aplikasi. Sistem kerja ini dinilai lebih simpel oleh para ahli IT sebab tidak lagi memerlukan bahasa pemrograman Java/Kotlin (untuk aplikasi Android) atau Objective-C & Swift (untuk aplikasi iOS). Cukup menggunakan bahasa Flutter, Anda sudah bisa membuat aplikasi Android dan iOS sekaligus.

Ada banyak aplikasi ternama yang sejatinya dibuat menggunakan Flutter. Contohnya adalah Google AdWords, Alibaba, Topline, dan lainnya.

Artikel Terkait  Docker Adalah : Pengertian, Sistem Kerja dan Keunggulannya

5 Manfaat Belajar Flutter Tutorial

 

programming

Anda telah memahami apa itu Flutter, namun sudahkah Anda mengetahui manfaat mempelajari Flutter tutorial? Masih ada cukup banyak tenaga IT merasa enggan dan mengesampingkan mempelajari Flutter tutorial disebabkan bahasa pemrograman ini yang masih tergolong baru. Padahal ada banyak manfaat yang bisa Anda petik jika mempelajari Flutter tutorial.

Mempelajari Flutter tutorial akan memberikan Anda skill membuat aplikasi yang bisa dijalankan beragam platform dan memiliki tampilan cantik serta menarik. Selain itu, masih ada 3 manfaat dari mempelajari dan menggunakan Flutter tutorial yaitu:

Menghasilkan Aplikasi dengan UI Cantik

 
Manfaat yang paling menonjol dari menggunakan Flutter untuk membuat aplikasi terletak pada kecantikan hasil user interface (UI) aplikasi tersebut.

Flutter memiliki komponen built-in yang lengkap untuk mendesain UI, seperti Cupertino Widget yang digunakan untuk menciptakan style khas iOS serta Material Design.

Dilengkapi Hot Reload

 
Keunggulan Flutter selanjutnya adalah fitur hot reload yang digunakan untuk melihat hasil coding secara langsung pada emulator atau virtual machine. Hot reload juga memberikan sensasi selayaknya coding website di mana setiap perubahan code tidak perlu dikompilasi ulang demi bisa melihat hasilnya.

Bisa Dijalankan Banyak Platform

 
Aplikasi buatan Flutter bisa dijalankan oleh banyak tipe platform mulai dari iOS, Android, hingga website. Bahkan Flutter bisa digunakan untuk memprogram tipe software terbaru yakni aplikasi website.

Selain itu, aplikasi dari Flutter mampu beradaptasi dengan setiap platform tempatnya dijalankan. setiap aplikasi tampak mirip baik segi tampilan maupun kinerja meski dijalankan di tempat yang berlainan.

Flutter Tutorial untuk Pemula

 

Mobile-APPs

Sudah siap untuk belajar Flutter? Belajar Flutter sesungguhnya tidak rumit, hanya saja ada sejumlah unsur dasar yang harus dipahami baik-baik oleh pelajar pemula. Tujuannya tentu agar Anda tidak kebingungan atau menemui kendala saat mempelajari Flutter. Yuk simak tutorial dan tips belajar Flutter untuk pemula berikut ini!

Mempelajari Bahasa Dart

 
Tips pertama belajar Flutter adalah mempelajari bahasa pemrograman Dart. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Flutter dibuat dan dibangun menggunakan bahasa Dart serta sistem one single code. Alhasil, para pemula harus mempelajari bahasa ini agar bisa menggunakannya dengan baik untuk membuat sebuah aplikasi.

Dimana kita bisa mempelajari bahasa Dart? Anda bisa membeli buku teori, mengikuti kursus khusus, atau belajar mandiri via daring di situs resmi tentang bahasa pemrograman Dart: dart.dev. Untuk berlatih praktek menulis coding Dart, Anda bisa melakukannya di situs dartpad.com.

Memahami Widget Flutter

 
Selanjutnya, Anda harus memahami widget dalam Flutter. Widget adalah elemen-elemen antarmuka yang tersedia di dalam Flutter. Ada 2 jenis widget yakni stateful dan stateless widget. Setiap widget memiliki fungsi dan ciri yang berbeda.

Stateful widget bisa diubah bentuknya berkali-kali, bersifat dinamis mengikuti perintah arahan, dan bisa digunakan di layar lain saat aplikasi tengah dijalankan. Contohnya, bentuk tombol yang berubah saat ditekan oleh user, atau perubahan teks pada tombol tersebut.

Sedangkan stateless widget adalah kebalikannya. Ia bersifat statis, tidak bisa diubah, dan telah ditetapkan dengan pasti oleh konfigurasi tertentu. Stateless widget tidak akan berubah bentuknya meski Anda menekannya di layar. Selain itu, stateless widget tidak dapat digunakan di layar lain selayaknya stateful widget. Anda harus melakukan proses coding stateless widget dari awal untuk bisa menggunakan fitur ini lebih dari 1 kali.

Menginstal Flutter

 
Untuk bisa mengembangkan mobile app, Anda harus tahu cara menginstal Flutter sebelum menggunakannya. Instalasi Flutter dapat dilakukan menggunakan 2 cara, yakni Android Studio/Vs Code dan Command Line/Terminal.

Langkah-langkah instalasi Flutter via Vs Code/Android Studio adalah:

1) Buka View > Command Paletter.

2) Masukkan kode: Flutter: New Project. Nantinya akan muncul kotak kosong untuk input nama project.

3) Input nama project yang dikehendaki. Lalu tekan enter.

4) Pilih direktori untuk menyimpan project baru.

5) VS Code akan otomatis membuka jendela baru dan melakukan instalasi. Tunggu sejenak.

6) Setelah selesai, lakukan running Flutter via menu Debug > Start Debugging. Anda juga bisa melakukannya dengan menekan tombol F5 di keyboard.

Sedangkan cara menginstalasi Flutter via Command Line/Terminal adalah:

1) Di command line, letakkan project serta arahkan ke dalam direktori development. Kodenya adalah: $ cd development.

2) Instal Flutter menggunakan command: $ flutter create namafolder. Bagian “nama folder” dapat Anda sesuaikan mengikuti titel project.

3) Tunggu sejenak hingga instalasi selesai. Jika sudah, masuk ke dalam folder direktori yang baru dibuat menggunakan kode: $ cd namafolder

4) Running command dengan: $ flutter run. Tunggu sampai proses building selesai. Instalasi yang sukses akan ditandai dengan terbukanya jendela build aplikasi menggunakan Flutter.

Artikel Terkait  Percantik Aplikasi Anda dengan Font Gratis yang Keren Ini, Berikut Cara Downloadnya!

Mempelajari Error Handling

 
Mempelajari cara mengatasi error saat membuat aplikasi merupakan hal yang tak boleh dilewatkan oleh programmer. Flutter dikenal sangat menolong user terkait error handling melalui fitur autocorrect.

Autocorrect bekerja selama prosses pembangunan app, dan akan otomatis menunjukkan letak error. Tak hanya itu saja, Flutter pun memberikan penjelasan lengkap terkait error melalui terminal.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait Flutter. Semoga artikel ini dapat menjadi pedoman untuk Anda yang ingin mempelajari Flutter, ya!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: