Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Mengetahui Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakan Github (Lengkap)
Github adalah istilah yang pastinya masih asing di telinga para programmer pemula. Namun ilmu tentang github adalah salah satu bekal penting yang akan membantu Anda saat bekerja sebagai programmer nantinya. Selain github, masih ada pula konsep lain bernama gitLab.
21473
post-template-default,single,single-post,postid-21473,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.3.0,vc_responsive
thumbnail-github

Mengetahui Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakan Github (Lengkap)

Menjadi seorang programmer ahli membutuhkan skill serta pengetahuan yang luas di bidang komputer sekaligus pemrograman. Selain mempelajari dasar-dasar bahasa pemrograman, Anda juga harus mempelajari seputar github.

Github adalah istilah yang pastinya masih asing di telinga para programmer pemula. Namun ilmu tentang github adalah salah satu bekal penting yang akan membantu Anda saat bekerja sebagai programmer nantinya. Selain github, masih ada pula konsep lain bernama GitLab.

Penasaran apa itu github? Apa pula perbedaan antara github dan gitLab? Bagaimana cara menggunakan github dalam programming? Yuk, langsung cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!

Memahami Github: Apa Itu Github?

 

github-2

Sebelum memahami cara menggunakan Github, ada baiknya untuk memahami konsep github terlebih dahulu. Github sangat populer dan digunakan oleh banyak perusahaan ternama dunia

seperti Google, Facebook, dan Twitter. Namun apa itu Github?

Github adalah sebuah storehouse online yang digunakan untuk melakukan proyek secara kolaborasi. Github juga dikenal sebagai salah satu storehouse yang terbesar di dunia. Github sendiri berupa aplikasi yang bekerja berbasis website yang dilengkapi oleh VCS (Version Control System).

Github adalah sebuah layanan host website yang dirancang khusus untuk developer atau programmer. Fungsi utama github adalah untuk memudahkan manajemen proyek. Dengan github, Anda bisa bekerja dan berkomunikasi dengan banyak orang dari beragam tempat, melacak progress proyek, melacak bug, membuat rencana proyek, manajemen tugas, dan lainnya.

Selain itu, github memberikan paket layanan penyimpanan repository secara gratis dan pribadi. Inilah mengapa github banyak dipakai dalam proses pengembangan software serta untuk kode komputer. Di tahun 2018, Microsoft telah menjadi pihak yang mengakuisisi github.

Nama github sendiri disusun oleh dua komponen yang memiliki arti masing-masing. Kedua komponen tersebut adalah “Git” dan “Hub”. Git adalah sebuah sistem pengontrol yang menjadi jantung atau inti dari github. Sementara Hub merupakan sistem pengubah command line pada Github. Alhasil, ada pula yang menyamakan Hub sebagai “jiwa” dari Github.

Artikel Terkait  Daftar 8 Aplikasi Mobile yang Lebih Baik dari Versi Dekstopnya

Fungsi Github yang Wajib Dipahami Programmer

 
Github memiliki sejumlah fungsi yang menjadikan peranannya dibutuhkan dalam beragam aktivitas programming. Fungsi utama github adalah membantu penyimpanan repository. Namun tak hanya sebatas itu saja, masih ada lebih banyak fungsi dari github untuk mendukung project yang Anda garap.

Beberapa fungsi github adalah:

  • Memungkinkan Anda untuk berkolaborasi dengan orang lain;
  • Menyimpan dan mengawasi repository;
  • Merencanakan, menyimpan dan melacak proses kerja dari proyek;
  • Berkomunikasi dengan sesama programmer;
  • Melacak bug dan memanajemen tugas. hingga;
  • Menampilkan profil dan update dari Anda ke khalayak banyak.

Github vs GitLab: Mana yang Lebih Baik?

 
Anda baru saja mempelajari soal pengertian dan fungsi github, tetapi mengapa sekarang muncul software lain bernama gitLab?

Mungkin saat ini Anda bertanya-tanya, “Apa itu gitlab? Apa perbedaannya dengan github?”. Tidak perlu khawatir, kali ini kami sudah menyiapkan ulasan lengkap terkait perbedaan github dan gitlab.

Sesuai dari karakteristik nama bawaannya, gitlab adalah bentuk layanan Git selayaknya github. Git sendiri merupakan sebuah software VCS (Version Control System) yang digunakan untuk mengontrol, merekam, serta menyimpan semua bentuk perubahan file saat mengerjakan sebuah proyek baik sendiri ataupun berkelompok. Git ini pun lantas dikembangkan menjadi gitlab dan github.

gitlab adalah produk hasil perusahaan yang berbeda dari github. Meski demikian, keduanya memiliki tujuan dan fungsi kerja yang sama. Perbedaan keduanya dapat diamati pada bagian layanan dan fitur yang ditawarkan. Seperti apa ya kira-kira? Perbedaan github dan gitlab adalah sebagai berikut.

Komponen Masing-Masing Software

 
Github dan gitlab memiliki susunan komponen serta kelengkapan fitur yang serupa. github dibuat menggunakan bahasa pemrograman Erlang dan Ruby on Rails. Adapun fitur-fitur github adalah pengaturan status project, pelacakan masalah, dokumentasi dan notifikasi, user subscribe, catatan rekam jejak, commit, wiki hingga emoji.

Fitur-fitur yang sama juga dapat Anda jumpai di gitlab. Bedanya terdapat tambahan fitur pada gitlab yakni snippet support, project importing, progress status, LFS (Large File Storage) dan API (Application Programming Interface).

Akses Fitur Gratis

 
GitLab menawarkan fitur-fitur private dan publik secara gratis. Githubtidak demikian. Akses ke semua fitur private Githubberbayar, sementara akses gratis dikhususkan untuk fitur publik.

Kekuatan Pelacakan Issue (Masalah)

 
Kedua layanan Git ini sama-sama memiliki fitur pelacakan issue dalam proyek. Hanya saja, fitur pelacakan masalah pada gitlab lebih kuat dibanding lawannya. Fitur ini memungkinkan user untuk mengubah sekaligus mengalihkan masalah secara bersamaan. Sementara pelacakan masalah pada github lebih mengarah pada pendeteksian masalah serta lokasinya dalam proyek.

Interaksi dengan Komunitas

 
Githubmemfasilitasi interaksi Anda dengan komunitas developer atau programmer dari seluruh dunia. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengobrol hingga berkolaborasi membuat proyek dengan pengguna lainnya. Fitur ini sayangnya tidak terdapat dalam GitLab.

Artikel Terkait  Jasa Buat Aplikasi Online Shop dan Website Toko Online

Pedoman Menggunakan Github untuk Pemula

 

github-1

Ingin tahu bagaimana cara menggunakan github? Caranya ternyata mudah! Berikut adalah pedoman menggunakan github untuk programmer pemula:

Login ke Aplikasi

 
Seperti yang sudah Anda ketahui, github adalah aplikasi. Alhasil, untuk bisa menggunakannya, Anda harus sign-up atau log-in ke akun Anda dalam aplikasi tersebut menggunakan e-mail. Jika belum memiliki aplikasi github, Anda bisa mendownload atau membuat akun dengan mengakses website resminya di github.com.

Membuat Repository

 
Langkah kedua adalah membuat repository dalam akun Anda. Anda cukup mencari menu “Repository” lalu klik “New”. Kemudian, Anda harus memasukkan keterangan untuk repository berupa nama, jenis (private atau public), dan deskripsi mendetail. Begitu selesai, klik tombol “Create Repository”. Nantinya, repository yang baru Anda buat akan otomatis muncul dalam akun.

Membuat Folder di Windows

 
Tahap ketiga menggunakan github adalah membuat folder di Windows. Mengapa? Semua update file dari repository akan disimpan pada folder Local Disk komputer yang Anda gunakan. Windows siap menyimpan segala bentuk perubahan yang terjadi, kapanpun nantinya Anda akan mengubah repository.

Akan tetapi, Anda diharuskan untuk memodifikasi sedikit folder di Local Disk komputer untuk bisa menggunakannya sebagai tempat penyimpanan perubahan repository Github. Cara-caranya adalah:

  1. Buka Local Disk pada komputer Anda. Klik kanan pada pointer atau mouse, pilih menu “New Folder”.
  2. Klik kiri pada “New Folder”, lalu folder baru akan otomatis terbentuk.
  3. Beri nama folder baru sesuai dengan nama project github yang Anda kerjakan. Folder di Windows berhasil dibuat.
  4. Klik kanan untuk membuka folder baru tersebut. Kemudian klik “Git Bash Here”.
  5. Selesai! Folder baru telah menjadi tempat penyimpanan perubahan repository Github.
Artikel Terkait  Mengenal Apa itu Angular JS dan Panduan Cara Menggunakannya

Input File

 
Tahap ke empat adalah memasukkan file ke repository. Buatlah sebuah file dalam folder di Windows. Beri nama file, semisal Test Git. Begitu file terbuat, buka bagian GitBash, lalu ikutilah arahan yang tersedia.

Membuat Commit

 
Selanjutnya, buatlah Commit. Commit merupakan fitur Githubuntuk menambahkan komentar dan update pada file. Selain itu, jika proyek dikerjakan oleh banyak orang, fitur ini akan mempermudah setiap pihak memberikan konfirmasi terhadap file update di proyek.

Uploading dan Push

 
Lalu upload file di folder Windows menggunakan fitur Remote Repository. Proses ini diikuti pula dengan Push ke github. Proses Push sama dengan mengunggah hasil akhir dari proyek. Jangan lupa juga untuk mengecek repository yang telah dibuat sebelum menguploadnya.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait github. Menarik sekali bukan? Semoga artikel kali ini mampu menambah wawasan Anda, ya! Selamat mencoba github.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: