Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan aplikasi. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
APPKEY | Berapa Lama yang Kita Butuhkan untuk Membuat Aplikasi? Beda Aplikasi Tipe Cloud dan Tipe klasik
Faktor yang menyebabkan biaya pembuatan sebuah aplikasi menjadi mahal salah satunya adalah waktu pengerjaannya. Waktu pengerjaan bisa cepat dan lama sesuai dengan spesifikasi aplikasi yang kita ingin buat.
20534
post-template-default,single,single-post,postid-20534,single-format-standard,qode-listing-1.0.1,qode-quick-links-1.0,qode-restaurant-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
APP 1

Berapa Lama yang Kita Butuhkan untuk Membuat Aplikasi? Beda Aplikasi Tipe Cloud dan Tipe klasik

Membuat sebuah aplikasi bisa dibilang bukanlah hal yang mudah, tapi juga tidak terlalu sulit. Penerapan ilmu bahasa pemrogaman harus dibarengi dengan beberapa kemampuan lainnnya. Salah satunya memahami betul tujuan dari aplikasi yang akan dibuat. Dengan begitu, pembuatan aplikasi akan menjadi lebih terarah dan pastinya tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

Langkah-Langkah yang Dibutuhkan Untuk Membuat Aplikasi

 
aplikasi

Artikel Terkait  Ingin Meningkatkan Persentase Aplikasi Anda? Cobalah Perbanyak Konten dan Tingkatkan Usability

Seperti yang disinggung sebelumnya bahwa menentukan target atau tujuan dari aplikasi adalah suatu keharusan. Karena dengan begitu pembuatan aplikasi tidak akan memakan waktu terlalu lama, serta lebih terarah. Selain dengan menentukan target aplikasinya ada juga beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam membuat aplikasi seperti di bawah ini.

Menentukan Jenis Aplikasi Apa yang Hendak Dibuat

 
Pertama adalah menentukan terlebih dahulu jenis dari aplikasinya. Untuk jenis aplikasi sendiri ada banyak seperti bisnis, pendidikan, marketplace, perbankan, dan lain sebagainya. Semuanya itu dibuat berdasarkan kemampuan dalam memahami fitur apa saja yang harus ada dalam aplikasi tersebut. Dengan begitu pembuatan aplikasi akan menjadi lebih mudah.

Dalam menentukan jenis aplikasi ini bisa membuat yang paling mudah dulu yakni jenis bisnis. Hal ini dikarenakan aplikasi jenis ini biasanya digunakan dalam lingkup yang kecil. Biasanya didesain khusus digunakan untuk kantor tertentu saja. Dengan membuat aplikasi taraf kecil seperti ini, bisa dihitung sebagai ajang latihan. Sehingga kedepannya bisa semakin baik.

Melakukan Riset Pasar

 
Kedua adalah melakukan riset pasar yang bertujuan untuk mengetahui apa keinginan konsumen yang sebenarnya. Perhatikan untuk apa aplikasi ini dibuat dan apakah aplikasi ini bisa sukses di pasaran. Lalu supaya aplikasi tersebut bisa sukses di pasaran, hal apa saja yang diperlukan. Perhatikan juga bagaimana caranya untuk memperkenalkan aplikasi yang benar ke masyarakat.

Perhatikan juga bagaimana bentuk dari aplikasi yang serupa, yang sudah beredar di masyarakat. Tapi jadikan itu sebagai contoh secara kasar saja, konsep dasar yang sedari awal sudah dibuat tetap diperhatikan. Hanya perhatikan hal apa yang disukai oleh masyarakat dan kiranya bisa ditiru untuk sekedar pemanis tambahan. Dengan begitu aplikasi semakin mantap.

Membuat Layout Dasar

 
Langkah selanjutnya mulai membuat layout dasar yang merupakan hasil dari pengembangan konsep awalnya. Kembangkan konsep kasar yang sebelumnya sudah dicatat. Buat lah beberapa hal dasar seperti interface, master data dan juga hal yang lainnya. Untuk desainnya sendiri tetap mengutamakan keindahan namun jangan lupakan juga fungsi utama dari beberapa hal tersebut.

Dalam membuat layout dasar ini buatlah dalam beberapa bentuk yang berfungsi sebagai bahan pembanding antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan begitu apabila ada satu hal saja yang tidak benar atau kurang tepat, rencana cadangan akan ada dengan cepat. Selain itu ingat untuk tetap membuat layout dasar sesuai dengan tujuan awal aplikasi ini hendak dibuat.

Artikel Terkait  Ayo Realisasikan Ide-ide Anda! Langkah Awal Dalam Pengembangan Aplikasi (iOS & Android)

Menyiapkan Dokumen atau Bahan yang Kiranya Dibutuhkan

 
Lalu mulailah untuk mengumpulkan bahan atau dokumen yang kiranya dibutuhkan. Beberapa dokumen di sini merupakan hasil riset yang sebelumnya sudah dilakukan. Setelahnya mulailah membuat beberapa hal. Seperti menyiapkan server apa yang hendak digunakan, atau bagaimana transisi layar nya akan dibuat sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu pastikan bahan yang dikumpulkan sudah memenuhi empat karakteristik utama dari pembuatan dasar aplikasi. Keempat karakteristik tersebut adalah kegunaan, keindahan, kemudahan, serta kemampuan. Apabila keempat karakteristik sudah diterapkan sedari awal maka kedepannya akan menjadi lebih mudah. Selain itu dengan menetapkan empat karakteristik tersebut hasil akhir akan mudah diterima.

Menggunakan Best Practices

 
Langkah kelima yang harus dilakukan adalah menggunakan best practice atau metode terbaik dalam membuat aplikasi. Ada beberapa metode yang bisa digunakan seperti agile, spiral model, ataupun waterfall model. Semuanya bisa dipilih sesuai dengan keinginan serta kemampuan pembuatnya. Jangan sampai menggunakan metode pembuatan yang tidak sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan.

Terkhusus untuk pemula gunakanlah metode agile karena dianggap paling mudah dan ramah untuk digunakan oleh pemula. Metode ini sangat mengutamakan inovasi dan mendukung pembuatnya untuk lebih berkembang lagi dalam mengeksplor setiap idenya. Meski terkadang bisa bersifat kurang efisien, tapi untuk pengembangan aplikasi bertaraf kecil metode ini jelas bisa digunakan.

Memperhatikan Kegunaan dan Kemudahan Penggunaan

 
Setelah hampir jadi sekitar 90% ini saatnya untuk mulai melihat apakah kegunaannya sudah sesuai. Pada tahap ini seorang software developer harus melihat lagi bahan yang sebelumnya sudah dipersiapkan dan melihat dengan hasil yang ada. Apakah hasilnya sesuai dengan yang diinginkan dan sudah tepat sasaran. Dengan begitu keberhasilan pembuatannya pun akan terjamin aman kedepannya.

Pada saat ini juga perhatikan lagi warna yang digunakan apakah bisa diterapkan dengan baik, dan nyaman bagi mata manusia untuk melihatnya. Selain itu perhatikan juga bagaimana pengguna menggunakan aplikasi ini. Buatlah percobaan sendiri terhadap desain ui yang sudah dibuat. Hal ini berfungsi untuk mengetahui apakah aplikasi ini nantinya dapat diterima atau tidak.

Melakukan Percobaan

 
Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa melakukan percobaan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Pertama lakukan percobaan terlebih dahulu dari mulai interface, transisi layar, sampai komposisinya. Perhatikan juga bagaimana sensitifitas dari koneksi aplikasi saat disambungkan dengan sistem operasi yang digunakan apakah sudah sesuai. Saat melakukan percobaan ini catat semua perkembangan yang terjadi.

Selain itu lihat juga bagaimana kecepatan aplikasi tersebut saat dilakukan pemasangan ke alat digital yang digunakan. Jangan lupakan juga ux atau user experience terhadap aplikasi serupa yang sebelumnya sudah diluncurkan terlebih dahulu. Belajar lah dari pengalaman aplikasi tersebut dan perbaiki kesalahan yang kiranya serupa pada aplikasi yang sedang dibuat.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan

 
berama lama yang dibutuhkan

Setelah melihat langkah-langkahnya kini saatnya masuk ke dalam pembahasan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proses awal sampai akhirnya. Untuk yang sudah profesional, membuat aplikasi baru tidak butuh waktu lebih dari 3bulan. Apalagi jika sedari awal tujuan serta beberapa barang tambahan sudah dipersiapkan maka waktu yang dibutuhkan bisa lebih singkat.

Bagi pemula tentu akan lebih lama lagi, tapi bisa sampai 6 bulan bahkan setahun. Biasanya sampai setahun ini apabila sedari awal tujuan aplikasi tidak jelas serta bahan yang dibutuhkan kurang. Karenanya buatlah perencanaan yang matang sedari awal karena dengan begitu pembuatan aplikasi akan menjadi lebih cepat.

Perbedaan Standar Antara Aplikasi Tipe Cloud dan Tipe Klasik

 
perbedaan

Tipe cloud memiliki beberapa hal yang sangat digemari oleh para pengembang aplikasi. Di antaranya adalah waktu yang dibutuhkan lebih cepat dibandingkan dengan yang tipe klasik. Selain itu biaya pengembangan dari aplikasi tipe ini juga lebih rendah dibandingkan dengan tipe lainnya. Lalu dukungan peningkatan untuk versi OS-nya juga lebih tinggi. Tapi fitur yang disediakan masih bersifat standar.

Untuk tipe klasik sendiri waktunya lebih lama dibandingkan dengan yang tipe cloud. Tapi untuk dukungan fungsi dan fiturnya lebih lengkap dan terperinci. Selain itu pada saat penghubungan dengan sistem yang ada juga sangat mudah dan fleksibel jika dibandingkan dengan sistem cloud. Terakhir adalah tipe klasik menyediakan backend yang bersifat gratis, tidak seperti yang cloud.

Itulah tadi beberapa pembahasan lengkap seputar pengembangan aplikasi dimulai dari langkah-langkahnya sampai berapa lama waktu yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, dua tipe aplikasi yakni cloud dan klasik juga dibahas dan dibandingkan disini sehingga bisa digunakan sebagai referensi untuk para software developer pemula.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan aplikasi? | PT APPKEY
Selain mengembangkan aplikasi, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas aplikasi Anda, dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami